Kota Malang Memilih Pemimpin

Untuk Difabel, Nanda-Wanedi Janjikan Pekerjaan di Institusi Pemerintah

Calon Wali Kota Malang, Ya'qud Ananda Gudban, bersama penyandang disabilitas. (Istimewa)
Calon Wali Kota Malang, Ya'qud Ananda Gudban, bersama penyandang disabilitas. (Istimewa)

MALANGVOICE – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Dr Ya’qud Ananda Gudban – H. Ahmad Wanedi, menjanjikan pekerjaan di institusi pemerintah bagi kaum difabel. Ini sebagai bentuk kepedulian Paslon yang lekat dengan akronim ‘MeNaWan’ ini terhadap kalangan difabel.

Peluang pekerjaan bagi difabel di institusi pemerintah bisa sebagai pegawai tidak tetap atau tenaga bantu. Ya’qud Ananda Gudban, mengatakan, selama ini belum ada program yang menyentuh kalangan difabel khususnya yang berkaitan dengan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan.

“Pertama kita melihat para penyandang difabel ini memiliki kemampuan yang luar biasa dan Pasangan MeNaWam menangkap hal itu dengan memprogramkan mereka agar bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dan layak,” kata Nanda dalam keterangan tertulis yang diterima MVoice.

Ia menambahkan, program pemberdayaan terhadap para penyandang difabel akan terus digencarkan. Salah satunya, yakni dalam bidang entrrpreneur dan membuka peluang bekerja di institusi lainnya.

“Pada saat saya menjadi anggota DPRD Kota Malang saya memperjuangkan bagaimana ada aturan hukum agar para penyandang difabel ini bisa mendapatkan fasilitas publik yang sama dan setara dengan masyarakat lainnya,” tandasnya.

Dia menegaskan, kedekatan Pasangan MeNaWan dengan kaum difabel sudah terjalin lama. Bahkan puluhan penyandang difabel sempat mengantarkan pasangan dengan jargon “Ayo Noto Malang” itu pada momen penetapan dan pengambilan nomor urut Paslon.

“Para penyandang difabel ini harus memiliki kesempatan yang sama dengan masyarakat lainnya baik dari akses layanan publik, kesempatan dalam memperoleh pekerjaan dan sebagainya,” pungkasnya. (Coi/Ery)