Site icon MalangVoice

TPS Muharto Bakal Direlokasi, Pemkot Malang Benahi Manajemen Sampah

Tps Muharto

Kondisi TPS Muharto. (Istimewa)

MALANGVOICE – Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Muharto bakal segera direlokasi Pemkot Malang. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengangkutan sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin menegaskan, TPS Muharto sejatinya bukan lokasi permanen untuk pembuangan sampah. Namun, karena masyarakat sudah terbiasa membuang sampah di lokasi tersebut, area itu akhirnya berkembang menjadi TPS aktif.

“Ya tetap harus direlokasi. Itu kan bukan tempat TPS, itu kan karena masyarakat terbiasa buang di sana. Saat itu memang kita perbaiki, tetapi akhirnya menjadi masalah juga,” kata Ali, Kamis (7/5/2026).

Selain Jalan, DPUPRPKP Kota Malang Fokus Pembenahan Drainase di Pasar Induk Gadang

Menurutnya, relokasi diperlukan agar proses pengangkutan sampah dapat berjalan lebih lancar dan tidak menimbulkan persoalan baru di lingkungan sekitar.

Ali juga menyoroti lambatnya proses pengangkutan sampah yang dipengaruhi keberadaan pemilah sampah di sejumlah TPS. Padahal, aktivitas pemilahan seharusnya hanya dilakukan di TPS berkonsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Ia menjelaskan, keberadaan pemilah sampah selama ini muncul karena keterbatasan tenaga pengangkut sampah milik pemerintah. Para pemilah sampah itu kerap membantu petugas menaikkan sampah ke truk pengangkut.

“Kadang-kadang kelompok masyarakat tertentu meminta itu dengan imbalan membantu menaikkan sampah ke truk-truk itu,” jelasnya.

Selain persoalan pemilah sampah, Ali menyebut petugas pengantar gerobak sampah dari lingkungan RT/RW banyak yang bekerja sambilan. Kondisi itu membuat gerobak sampah kerap ditinggalkan di TPS setelah proses pengantaran selesai karena petugas harus melanjutkan pekerjaan lainnya.

Akibatnya, proses pemindahan sampah ke truk pengangkut sering kali kembali dibantu oleh para pemilah sampah yang berada di lokasi TPS.

“Nah, itu yang mau kita rapikan hanya manajemen sampahnya saja,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, Pemkot Malang akan fokus membenahi sistem manajemen pengangkutan sampah sambil mencari alternatif lokasi TPS baru yang lebih representatif dan tidak mengganggu aktivitas warga sekitar.

“Ya sementara kita rapikan dulu sambil mencari alternatif TPS-TPS yang representatif yang tidak mengganggu kegiatan masyarakat,” pungkas Ali.(der)

Exit mobile version