Ketua KONI Kota Malang, Bambang DH Suyono, menyatakan, tim monitoring terdiri dari empat kelompok besar berdasarkan kriteria Cabor (cabang olah raga). Semua anggota tim monitoring diisi langsung oleh para pengurus KONI Kota Malang.
“Kami kelompokkan menjadi empat, masing-masing berdasarkan Cabor fungsional, bela diri, permainan, dan olah raga terukur,” kata mantan Sekda Kota Malang itu.
Pak Yono, sapaan akrabnya, menambahkan, masing-masing Cabor nanti mendapat monitor setidaknya dari dua hingga tiga orang. Dipaparkannya, tim monitoring bekerja memantau dan mengawasi berjalannya proker tiap Cabor.
“Nanti tim ini melihat cocok atau tidaknya laporan Cabor saat rapat evaluasi kemarin. Waktu monitoring sampai pertengahan Desember. Golnya tentu prestasi masing-masing Cabor meningkat dan makin banyak atlet yang tampil,” pungkasnya.
