Harga Cabai Meroket

Terkait Pengadaan Bibit Cabai, Disperta Konsultasi BPKAD

Ilustrasi cabai. (Muhammad Choirul)
Ilustrasi cabai. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta) Kota Malang, Kamis (9/2) pagi, berkonsultasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terkait pengadaan bibit cabai.

Kepala Disperta, Indri Ardoyo, menyatakan, konsultasi ini dilakukan lantaran pada APBD 2017 tidak tersedia pagu anggaran khusus untuk pengadaan bibit cabai. Meski begitu, pengadaan ini memungkinkan terlaksana melalui pagu untuk tanaman toga.

“Misalnya, pengadaan jahe yang jumlahnya sekian bibit, sebagian dialihkan untuk pengadaan bibit cabai,” ungkap mantan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) itu.

Konsultasi ini juga tak lepas dari kebutuhan masyarakat pada cabai. Apalagi, akhir-akhir ini harga cabai di Kota Malang meroket, bahkan sempat menembus angka Rp 140 ribu per kilogram. Lonjakan itu, menurut penuturan sejumlah pedagang di beberapa pasar, lantaran turunnya pasokan cabai.

“Kalau bisa dilaksanakan pengadaan bibit cabai ini, secepatnya dikerjakan. Tapi kalau tidak bisa, nanti kami anggarkan khusus di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) tahun ini,” pungkas Indri.