Jelang Pilwali 2018 Kota Malang

Terima Rekomendasi PKB, Anton – Syamsul Masih Jaring Dukungan Partai Lain

Pasangan H Moch Anton - Syamsul Mahmud menerima surat rekomendasi dari Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar. (Istimewa)
Pasangan H Moch Anton - Syamsul Mahmud menerima surat rekomendasi dari Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar. (Istimewa)

MALANGVOICE – DPP PKB resmi mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan H Moch Anton – Syamsul Mahmud sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2018 – 2023. Penyerahan rekomendasi ini berlangsung kemarin (5/1) di Jakarta.

Restu untuk pasangan Anton – Syamsul terbuang dalam Keputusan DPP PKB Nomor 25284/DPP-03/VI/A.2/I/2018. Lengkap dengan cap stempel, surat ini ditandatangani langsung Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP PKB, masing-masing Muhaimin Iskandar dan Abdul Kadir Karding.

Dengan begitu, pasangan ini sudah resmi mengantongi dukungan dari dua partai, yakni PKB dan PKS. Total raihan kursi legislatif dua partai ini berjumlah 9 kursi, 6 milik PKB dan 3 sisanya milik PKS.

Jumlah tersebut sudah memenuhi syarat minimal untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Kota Malang, Arif Wahyudi, mengaku bersyukur atas terbitnya keputusan resmi ini.

“Sampai dengan rekomendasi PKB dan PKS turun ke M Anton dan Syamsul Mahmud, rekan koalisi kami untuk mengusung petahana yang berpasangan dengan Syamsul Mahmud, adalah PKS,” katanya kepada MVoice, Sabtu (6/1).

Selanjutnya, dia segera merapatkan barisan untuk menyukseskan pasangan Anton – Syamsul. Dalam beberapa agenda ke depan, LPP DPC PKB Kota Malang bakal berkoordinasi dengan rekan koalisi, dalam hal ini PKS.

Sejalan dengan itu, upaya melebarkan dukungan dari partai lain masih terus digencarkan. “Tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi karena komunikasi tetap kami lakukan dengan semua parpol terutama yang belum memutuskan arah koalisinya,” pungkasnya.(Coi/Aka)