Debat Publik Paslon Pilwali Kota Malang

Tanpa Didampingi Nanda, Ini Perasaan Wanedi

Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Wanedi. (deny rahmawan)
Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Wanedi. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Ahmad Wanedi, menyampaikan permohonan maaf karena pasangannya di Pilwali 2018, Yaqud Ananda Gudban tidak bisa hadir dalam debat publik pertama yang diselenggarakan KPU, Sabtu (7/4).

Permohonan maaf itu disampaikan saat menyampaikan visi misi di awal pembukaan debat. “Mohon maaf Bu Nanda tidak bisa hadir,” katanya.

Ia kemudian melanjutkan dengan penyampaian visi misi Menawan dengan 25 program unggulan yang sudah dirangkum.

Tanpa adanya Nanda, Wanedi mengaku tidak ada beban. Pasalnya ia sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam debat yang diselenggarakan di Hotel Harris. Namun, Wanedi mengaku masih ada yang kurang dalam penampilannya tadi.

“Saya sebagai pasangan baru tidak ada beban. Kalau dinilai saya masih banyak hal yang kurang, tapi saya akan belajar dan belajar, harap dimaklumi karena saya masih baru,” ujarnya kepada wartawan setelah debat.

Seperti diketahui, Yaqud Ananda Gudban masih dalam tahanan KPK.

Selain Wanedi, paslon nomor urut 2 juga datang sendiri yang diwakili calon Wakil Wali Kota Malang, Syamsul Mahmud. Ia tak didampingi HM Anton karena juga ditahan KPK.(Der/Aka)