Kota Malang Memilih Pemimpin

Senam Bersama Warga, Wanedi Sesalkan Kelayakan Lahan Parkir Taman Merjosari

Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Ahmad Wanedi, senam pagi bersama warga. (Muhammad Choirul)
Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Ahmad Wanedi, senam pagi bersama warga. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Ahmad Wanedi ikut senam bersama warga di Taman Singha Merjosari, Selasa (20/2) pagi. Dalam kesempatan itu, dia menekankan pentingnya menjaga stamina.

Menurutnya, olahraga di pagi hari amat baik untuk kesehatan. Apalagi, bagi Wanedi saat ini merupakan masa kampanye, sehingga dia harus terus menjaga stamina. Dia mengaku, setiap pagi selalu menyempatkan waktu untuk menggerakkan tubuhnya selama beberapa menit.

“Biasanya kalau pagi, saya selalu gerak minimal 30 menit,” ucap Wanedi. Usai mengikuti senam, Wanedi juga sempat mencoba beberapa peralatan fitness di kawasan tersebut. Dia menilai, fasilitas yang ada sudah cukup baik, namun harus dirawat serius agar masyarakat nyaman saat memanfaatkannya.

Tidak hanya itu, Wanedi juga diajak oleh beberapa warga untuk jalan sehat bersama mengintari area taman. Tak sedikit pula warga yang mengajaknya berswafoto.

Ketika memperhatikan lahan parkir Taman Singha Merjosari, Wanedi mengaku prihatin. Dia menyesalkan keberadaan lahan yang kurang memenuhi kelayakan.

“Tamannya sebenarnya sudah bagus, hanya saja masih ada yang perlu ditata kembali, terutama lahan parkir yang selalu becek ketika hujan. Seharusnya lahan parkir itu dari paving bukan seperti ini (tanah),” tuturnya.

Tempat parkir perlu diperhatikan lantaran banyak sekali masyarakat yang berkunjung menghabiskan waktu bersama teman atau keluarga di taman tersebut. “Kalau banyak yang berkunjung ke sini, lalu tempat parkirnya seperti ini ya jadi malas kan. Kalau ditata akan semakin rapi dan elok dipandang mata,” tandasnya.

Dari pantauan, banyak masyarakat yang tak segan-segan memarkir motornya di sepanjang area taman sehingga terlihat sedikit semerawut dan tidak tertata dengan baik. “Itu ilegal, ini yang mau kita tata kembali,” timpalnya.(Coi/Aka)