Polemik Ojek dan Taksi Online di Kota Malang

Sempat Diblokir Satu Jam, Terminal Arjosari Kembali Normal

Blokade terminal Arjosari oleh sopir angkot (Tika)
Blokade terminal Arjosari oleh sopir angkot (Tika)

MALANGVOICE – Polemik sopir angkutan umum di Kota Malang yang menolak kehadiran transportasi berbasis online terus berlanjut. Hari ini ratusan sopir angkot bahkan memblokade dua ruas jalan menuju terminal Arjosari.

Akibatnya, bus yang akan menuju pemberhentian terakhir tidak bisa melintas, karena distop para pengemudi angkutan umum.

Salah satu pedagang minuman di sekitar lokasi, Ali Mahmudin, menjelaskan, aksi blokade jalan itu sudah berlangsung sejak sekitar pukul 9.00.

“Tadi pagi sudah ada mikrolet yang menghalangi jalan. Sempat ramai tadi karena dua jalan ditutup sama mereka,” kata dia saat ditemui di lokasi, Kamis (9/3).

Akibat aksi ini, bus yang masuk ke terminal Arjosari sempat terlambat beberapa saat.

“Terminal tadi sedang sepi saat aksi itu berlangsung. Hanya saja bus terlambat masuk beberapa saat,” kata Koordinator Terminal Arjosari Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Hadi Supeno.

Aksi blokade ini sempat berlangsung hingga lebih dari satu jam. Baru pukul 10.30 dapat dibubarkan setelah ada negosiasi dengan Walikota Malang, Moch Anton.

Saat ini, berdasarkan pantauan MVoice di tempat kejadian, arus lalu lintas sudah kembali lancar. Bus juga sudah bisa melintasi jalan yang sempat diblokir.