Polemik Pembangunan Pasar Dinoyo

Sebelum Ramadhan, Pasar Merjosari Harus Kosong

Suasana Pasar Merjosari setelah beberapa ruko dibongkar. (Muhammad Choirul)
Suasana Pasar Merjosari setelah beberapa ruko dibongkar. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Wali Kota Malang, HM Anton, berharap permasalahan terkait hasil pembangunan Pasar Dinoyo segera rampung. Beberapa kesepakatan yang telah diteken para pihak, harus dijalankan.

“Pertemuan terakhir yang difasilitasi Polres Malang Kota harus jadi perhatian,” ungkapnya, Senin (17/4).

Target relokasi sepenuhnya sudah harus selesai sebelum Ramadhan tahun ini. Tenggat waktu itu merupakan hasil yang sudah disepakati termasuk melibatkan pedagang.

“Mereka mau pindah sebelum Ramadhan asal semua sudah sesuai PKS (Perjanjian Kerja Sama),” imbuh Anton.

Di sisi lain, suami Hj Dewi Farida Suryani itu mendesak investor juta berkomitmen menjalankan PKS. Sebagaimana diketahui, saat ini pedagang mengeluhkan banyaknya hasil pembangunan yang tidak sesuai PKS.

“Terutama terkait harga atau sistem pembayaran, kami berharap sekali investor memberi ruang sesuai PKS,” pungkasnya.