Jelang Pilwali Kota Malang 2018

Sebelum Daftar ke KPU, Pasangan SAE Minta Doa Restu ke Ponpes dan Pondok Lansia

Kunjungan Sutiaji-Sofyan Edi ke Ponpes dan Pondok Lansia. (deny rahmawan)
Kunjungan Sutiaji-Sofyan Edi ke Ponpes dan Pondok Lansia. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko mengunjungi pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin, di Tasikmadu, Lowokwaru, Rabu (10/1).

Kedatangan keduanya disambut pemimpin ponpes, Gus Toha Mahfud. Dalam kunjungannya, Sutiaji-Sofyan Edi meminta restu dan doa dari para santri agar Pilwali 2018 berlangsung lancar.

“Ini kami harus minta doa restu, ya harapannya semua berangkat dari doa,” kata Sutiaji.

Sutiaji menambahkan, kunjungannya itu sekaligus ingin memperhatikan masyarakat yang masih perlu uluran tangan. Hal itu dilakukan karena saat ini ia masih aktif sebagai Wakil Wali Kota Malang. “Di luar semua itu, pemimpin harus ada keprihatinan kepada masyarakat, termasuk anak yatim piatu,” lanjutnya.

Di lain pihak, Gus Toha Mahfud, menyampaikan pesan pada dua paslon yang diusung Partai Golkar dan Partai Demokrat ini. Intinya, siapapun yang akan memimpin Kota Malang harus mementingkan kerukunan dan perdamaian.

“Harus ada kerukunan antar sesama supaya ayem. Kami akan mendoakan yang terbaik,” kata putra dari pendiri Ponpes Hidayatul Mubtadiin, KH Agus Salim Mahfud Yusuf.

Rencananya, Sutiaji-Sofyan Edi akan mendaftar ke KPU Kota Malang pada malam nanti. Sebelumnya, rombongan paslon yang mengatasnamakan SAE ini juga menyempatkan berkunjung ke pondok Lansia Al Islah, Blimbing dan satu Ponpes di Kedung Kandang.(Der/Ak)