Satwa Langka Korban Asap Vape Jalani Karantina

GM Jatim Park 2 Agus Mulyanto saat konferensi pers di Pohon Inn, Senin (30/7). (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Satwa primata Red Tailed Guenon yang jadi korban semburan asap vape untuk sementara tak berada di kandang. Satwa endemik Afrika ini dikarantina oleh pihak pengelola Batu Secret Zoo Jatim Park 2.

“Kami masukan ke karantina untuk diperiksa lebih lanjut, hari ini,” kata GM Jatim Park 2 Agus Mulyanto kepada awak media, Senin (30/7).

Satwa primata berjenis kelamin betina itu dikarantina. Agar pihaknya mengetahui dampak apa yang diakibatkan usai disembur asap rokok elektrik. Salah satunya rangkaian pemeriksaan, yakni cek darah.

BNN Kota Malang

“Kami periksa adakah kemungkinan dampaknya. Misal paru-parunya. Kan primata hampir sama seperti manusia,” urainya.

Penanganan terhadap satwa primata Red Tailed Geunon ini jadi perhatian serius. Sebab, masuk satwa langka dan di dunia ada 20 spesies. Jatim Park 2 miliki dua ekor saja. Yakni pejantan dan betina.

Baca Juga: Pelaku Sembur Asap Vape Datangi Jatim Park 2 Minta Maaf, Akui Iseng

“Satwa ini sangat langka. Butuh perhatian serius karena untuk berkembang biak juga tidak mudah,” bebernya.

Terlepas dari itu, lanjut Agus, pihaknya juga akan terus meningkatkan pengawasan di area satwa Batu Secret Zoo.

“Manajemen akan lebih cermat lagi untuk pengunjung yang merokok.
Sebetulnya sudah difasilitasi area khusus merokok,” tutup Agus.(Der/Aka)