Polemik Pembangunan Pasar Dinoyo

Sambat Nasib, Rumah Wali Kota Didatangi Pedagang Pasar Merjosari

Kediaman Wali Kota Malang, HM Anton, didatangi pedagang Pasar Merjosari. (ist)

MALANGVOICE – Sejumlah pedagang yang didominasi perempuan, menurut rumah Wali Kota Malang, HM Anton, di Jalan Tlogo Indah No 16, Jumat (21/4). Mereka mengeluhkan nasib mereka di Pasar Merjosari.

Mereka menyampaikan permasalahan serupa sebagaimana yang beberapa kali dibahas di DPRD dan Polres Malang Kota. Keinginan mendasar yang diinginkan pedagang, yakni agar proses pembongkaran Pasar Merjosari yang masih berjalan dihentikan.

Aksi pedagang ini dilakukan spontan, setelah beredar kabar Kepala Dinas Perdagangan, Wahyu Setianto, hendak mengunjungi Pasar Merjosari. Alfan, Sekretaris Perwakilan Pedagang Pasar Dinoyo (P3D) di lokasi, mengatakan, pedagang juga menuntut kepastian hasil pertemuan di Polres Malang Kota dengan perwakilan dari Dinas Perdagangan, Eko Syah.

“Kami ingin dihentikanya pembongkaran, dan meminta kepastian dari pertemuan sebelumnya,” urainya.

Sementara itu, Wali Kota, HM Anton, hanya mampu menyampaikan pernyataan normatif. “Terkait relokasi pedagang sudah ada peraturan atau ketentuannya dan apabila ingin menyampaikan aspirasi agar sesuai pada tempatnya,” ujarnya.