Kabel Semrawut Resahkan Warga

Rawan Bencana, Kabel Semrawut Harus Segera Dibenahi

Kabel semrawut di Jalan Soekarno - Hatta hingga Jalan Borobudur. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Semrawutnya kabel di sepanjang Jalan Soekarno – Hatta hingga Jalan Borobudur Kota Malang terus disorot publik. Sejumlah tokoh masyarakat menyesalkan adanya fenomena itu yang tidak segera dituntaskan.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Sofyan Edy Jarwoko, turut angkat bicara. Menurutnya, selain merusak estetika, ada dampak lain yang perlu diperhatikan. “Di samping tidak cantik karena secara estetika kurang baik, namun yang tidak kalah pentingnya adalah berbahaya bagi masyarakat. Takutnya konsleting, kalau itu kabel PLN, karena saat ini cuaca tidak menentu, musim penghujan sudah mulai,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Bung Edy itu khawatir, bencana yang kerap menyertai musim pancaroba akan menambah pelik permasalahan. Jika terjadi puting beliung, misalnya, kondisi kabel yang semrawut tentu berpotensi ikut tersapu angin sehingga mengancam keselamatan masyarakat.

Kekhawatiran Bung Edy bukan tanpa alasan. Berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, puting beliung masih merupakan ancaman.

Dalam rentang Januari hingga September 2017 saja, Kota Malang telah diserang 25 kali puting beliung. Jumlah itu meningkat drastis dibanding kejadian tahun 2016, yakni hanya terjadi 6 kali puting beliung.

“Maka harus segera dibenahi penataannya. Pemkot perlu koordinasi lintas sektoral melibatkan PLN dan Telkom. Segera diambil langkah supaya tidak berdampak di kemudian hari, apalagi ini sudah sekitar sebulan,” tegasnya.

Sebagai ketua partai, dia juga akan menyampaikan masalah ini kepada Fraksi Golkar DPRD Kota Malang. Dia ingin komisi terkait memfasilitasi pertemuan antara para pihak yang terlibat.

“Jangan sampai berlama-lama. Aspirasi ini akan kami sampaikan. Di sisi lain, masyarakat kami imbau berhati-hati agar jangan sampai bertindak di luar ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas anggota DPRD Kota Malang ini.(Coi/Yei)