Polemik Pembangunan Pasar Dinoyo

Ratusan Pedagang Tagih Janji Anton

Ratusan pedagang Pasar Merjosari bersama sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa aksi damai di depan Balai Kota. (Muhammad Choirul)
Ratusan pedagang Pasar Merjosari bersama sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa aksi damai di depan Balai Kota. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Ratusan pedagang Pasar Merjosari bersama sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa menagih janji Wali Kota, HM Anton. Hal itu disampaikan dalam aksi damai, Rabu (28/12).

Janji yang dimaksud pedagang, yakni ucapan yang dilontarkan ketika pedagang menggelar aksi pada 11 November lalu. Saat itu, Anton menemui massa dan berjanji segera membahas tuntutan pedagang beraama DPRD.

Pedagang sendiri menuntut agar legalitas Pasar Merjosari dikembalikan, serta meminta Pemkot menghentikan intimidasi. “Namun, setelah aksi itu, Pemkot kembali mengintimidasi pedagang dan makin menunjukkan ketidakarifannya,” ungkap Koordinator Perwakilan Pedagang Pasar Dinoyo (P3D), Sabiel El Achsan.

Intimidasi ini tercermin melalui sejumlah kebijakan, antara lain penghentian pungutan retribusi sampah dan harian pedagang. “Sampah tidak diangkut selama sepekan, ini amat mengganggu pedagang dan warga sekitar,” imbuh Sabiel.