Puluhan Warga Terjaring Operasi Skala Besar Langsung Jalani Rapid Test

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. (Toski D).
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. (Toski D).
Article top ad

MALANGVOICE – Jajaran Polres Malang, bersama Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu berhasil mengamankan puluhan warga dalam razia skala besar, Senin (4/5) malam.

Mereka diamankan lantaran tetap bandel dan masih berkerumun di beberapa tempat, seperti cafe dan warung kopi yang ada di wilayah Kepanjen, Gondanglegi serta Pagelaran.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, razia skala besar ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Malang.

“Dalam kegiatan razia ini anggota kami bagi dua tim. Ada sebanyak 75 warga berhasil diamankan. Razia ini dilakukan karena masih banyak warga yang bandel bergerumbul dan keluar rumah,” ungkapnya,. saat ditemui awak media usai memimpin Razia skala besar, Senin (4/5).

Sebelumnya, lanjut Hendri, dirinya telah beberapa kali melakukan Imbauan dan hanya sekadar pembinaan dan membuat surat pernyataan, namun kali ini semua yang terjaring langsung dilakukan rapid test.

Petugas saat melakukan rapid test di Polres Malang. (Toski D)
Petugas saat melakukan rapid test di Polres Malang. (Toski D)

“Dibeberapa tempat seperti di Surabaya sudah dilakukan seperti ini, sekarang kami berlakukan di Kabupaten Malang,” jelasnya.

Menurut Hendri, upaya yang dilakukan ini dikarenakan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Malang terus meningkat dan semakin tinggi. Sehingga upaya pencegahan harus terus dilakukan, dengan harapan memberikan efek jera supaya warga berhenti keluar rumah tanpa ada kepentingan.

“Malam ini adalah peringatan terakhir. Mereka kami data, tapi jika masih bandel maka akan kami sanksi pidana sesuai dengan pasal 216 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 9 bulan,” terangnya.

Jika hasil rapid test ada warga yang hasilnya reaktif, tambah Hendri, maka akan langsung diisolasi. Polres Malang akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan mereka akan ditempatkan di Rusunawa yang menjadi tempat karantina kasus Corona.

“Dalam penindakan malam ini, sudah sudah ada penurunan dari sebelumnya. Karena dari beberapa tempat yang biasanya ramai sudah sepi dan tutup,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam razia yang dilakukan Polres Malang di salah satu warung Desa Brongkal, Kecamatan Pagelaran. Ketika petugas datang, warga yang nongkrong di warung banyak yang berusaha melarikan diri, bahkan ada yang sampai bersembunyi di dalam kamar.(Der/Aka)