Kota Malang Memilih Pemimpin

Pilkada Kota Malang Tinggal Hitungan Hari, Untari Yakin Menawan Bakal Menang

Sekretaris DPD PDI P Jatim, Sri Untari saat mengunjungi rapat umum terbuka paslon Menawan. (Lisdya Shelly)
Sekretaris DPD PDI P Jatim, Sri Untari saat mengunjungi rapat umum terbuka paslon Menawan. (Lisdya Shelly)

MALANGVOICE – Sekretaris DPD PDI P Jatim, Sri Untari sangat yakin di sisa waktu 50 hari jelang Pilkada, koalisi PDI P dan tim pengusung Nanda-Wanedi akan mampu memenangkan pilkada Kota Malang tahun ini.

“Saya tidak menyebut dua angka tapi saya melihat survey di Kota Malang semua kompetitif, jaraknya sangat sedikit. Artinya pasangan ini mampu menjadi pemenang,” ujar Untari saat mengunjungi rapat umum terbuka alias kampanye terbuka paslon Menawan di depan Stasiun Kota Baru, Minggu (6/5).

Menurut Untari, pihaknya mampu melihat proses perubahan baru Kota Malang dengan komitmen Wanedi untuk masyarakat lebih baik.

“Kita tahu bahwa Kota Malang ini darurat korupsi sehingga ini harus menjadi satu icon untuk mengubah Kota Malang menjadi Kota yang bersih,” tegasnya.

Maksud dari bersih, Menurut Untari adalah bersih dadi keinginan niatan dan tekad yang tidak baik bagi pejabat Kota Malang.

“Kami sudah membekali Wanedi dengan anti korupsi dan kemudian partai kami sudah ketat dengan hal itu. Begitu ada kader yang terlibat dalam hal itu, Ketua Umum PDIP tidak ada toleransi lagi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Untari meminta untuk seluruh masyarakat berani mangawasi kerja pejabat. selain itu Musrenbang juga harus terlibat bila perlu ada unsur hukum yang dilibatkan misalkan Kejaksaan maupun dari KPK langsung untuk membuat Kota Malang terhindar dari kasus-kasus seperti itu.

“Pejabat itu kalau bisa pikirannya hanya kerakyatannya saja bukan diri pribadi, itu yang membuat Kota Malang bersih lagi. Misal dengan perumusan APBD yang baik, dapat menata Kota Malang lebih bagus kembali,” tegasnya.

Di sisi lain, terkait maraknya money politik atau serangan fajar saat coblosan, Untari mengatakan di setiap TPS sudah ada yang menjaga untuk terhindar dari money politik.

“Karena kami gak punya uang. Kami hanya punya program yang masyarakat bisa menilai Wanedi ini sebuah harapan baru bagi Kota Malang. Karena dia bukan entitas yang berkecimpung di APBD itu, jadi dia punya komitmen baru,” imbuhnya.

Untari yakin 25 program itu bisa berjalan, dari 25 program itu di antaranya adalah membuat keberdayaan ekonomi Kota Malang melalui RW.

“Saya kira itu skema yang bagus,” pungkasnya.(Der/Aka)