Polemik Pembangunan Pasar Blimbing

Mayoritas Pedagang Sepakati Block Plan

Juru bicara pedagang Pasar Blimbing, Arif Wahyudi, saat mengikuti pertemuan di Hotel Sahid Montana. (Muhammad Choirul)
Juru bicara pedagang Pasar Blimbing, Arif Wahyudi, saat mengikuti pertemuan di Hotel Sahid Montana. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Mayoritas pedagang Pasar Blimbing akhirnya menyepakati block plan pembangunan Pasar Blimbing. Hal itu ditegaskan juru bicara pedagang yang juga Ketua Tim Tujuh, Arif Wahyudi, di Hotel Sahid Montana, Rabu (1/3).

Di hadapan perwakilan Dinas Perdagangan dan PT Karya Indah Sukses (KIS) selaku investor pembangunan, Arif menyebut, hanya dua sub koordinator pedagang yang belum sepakat pada block plan.

“Dari 10 sub koordinator, tujuh sudah sepakat. Hanya dua yang belum, sedangkan satu sisanya tidak jelas sepakat atau tidak,” ungkapnya.

Dia menambahkan, tidak sepakatnya dua sub koordinator ini lantaran adanya pemisahan komoditi antara barang dagangan basah dan kering. Terkait hal ini, Arif menegaskan, sikap selanjutnya diserahkan kepada Dinas Perdagangan.

“Mayoritas sudah sepakat, jadi kebijakan terkait ini kami berikan sepenuhnya kepada Dinas Perdagangan,” katanya.

Mantan anggota DPRD Kota Malang itu menambahkan, jumlah pedagang yang dibawahi dua sub koordinator ini tidak terlalu banyak jika dibandingkan pedagang yang sudah sepakat. Diperkirakan, jumlahnya tidak sampai 100 orang.

“Untuk lebih detil, silakan dilihat kondisi di lapangan. Saya berharap apapun saran dalam pertemuan ini jangan dianggap menghambat pembangunan. Kami berkomitmen sangat serius dalam percepatan pembangunan,” pungkasnya.