Malang Raya Bakal Terhubung Transportasi Massal, Seperti Apa?

Wali Kota Malang Sutiaji bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Plt Bupati Malang Sanusi, Selasa (8/1). (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Menguat wacana ada alat transportasi penghubung tiga daerah, Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu. Ini sebagai solusi mengatasi masalah kemacetan yang semakin parah.

Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan, solusi atas kemacetan di Malang Raya telah dipetakan. Beberapa alternatif solusi mulai digagas dan salah satunya transportasi massal menghubungkan tiga daerah, Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.

“Transportasi massal nanti konsepnya Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu jadi satu kesatuan,” kata Sutiaji kepada awak media usai menggelar koordinasi tiga pimpinan daerah di Balai Kota Malang, Selasa (8/1).

Namun, Sutiaji belum dapat memastikan detail seperti apa alat transportasi tersebut. Perkara kemacetan menurutnya, juga disebabkan lambatnya kendaraan besar didominasi truk pengangkut barang yang masuk di jalanan kota, bukan hanya jalanan provinsi.

“Macet bukan hanya penumpukan jumlah kendaraan, melainkan juga lambatnya kendaraan, mobil – mobil besar di jalan – jalan kota,” sambung dia.

Solusi kemacetan selanjutnya adalah pembangunan jalur lingkar atau ring road. Bahwa perlu adanya jalur lingkar pengurai arus kendaraan, baik di Malang Raya bagian barat, timur dan selatan. Pihaknya kali ini optimistis gagasan yang sebenarnya sudah muncul lama itu terealisasi.

“Saat ini kami tidak lagi bicara ego sektoral. Kalau dulu masih bahas apa untung ruginya, kompensasi apa. Lain lagi sekarang kita berpikiran 20 tahun ke depan,” ujar Politisi Demokrat ini.

Tidak hanya itu, masih kata Sutiaji, pertemuan kedua kalinya ini juga merumuskan pengembangan Malang Raya sebagai kota kreatif.

“Jadi yang dijual itu adalah SDM-nya. Implementasi ini diserahkan kepada sekda masing-masing,” pungkasnya. (Der/Ulm)