Kota Batu Punya Gelaran Akbar, Among Tani Arts Festival 2018

(Disparta Kota Batu)
(Disparta Kota Batu)

MALANGVOICE – Kota Batu bakal punya gelaran akbr Among Tani Arts Festival 2018 di Balai Kota Among Tani akhir pekan ini, Sabtu (24/3). Even bertajuk ‘Manunggaling Ati’ Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu ini menyuguhkan beragam kesenian dan kebudayaan lokal.

Festival yang dimulai pukul 19.00 WIB akan diisi berbagai kesenian, seperti kuda lumping, musik bambu, barong sembur geni, campur sari, pencak silat, bantengan, sanduk, seblak gronjong, karawitan, tari kreasi, dan orkestra gamelan. Tak hanya itu saja, bagi pecinta benda pusaka, ada pameran keris dari Sanggar Braja.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono mengatakan festival sengaja digelar di Balai Kota Among Tani bertujuan lebih mengenalkan lagi gedung pemerintahan megah tersebut kepada wisatawan yang hadir di Kota Batu.

BNN Kota Malang

Terlebih, gedung yang resmi beroperasi 2016 silam ini tidak hanya menjadi pusat pemerintahan. Namun, juga bisa dijadikan media berekspresi. Menampilkan beragam kesenian dan kebudayaan lokal yang ada di Kota Batu.

“Ingin mengenalkan wisatawan bahwa Balai Kota Among Tani tidak hanya tempat pemerintahan tapi juga jadi tempat ajang pertunjukkan bagi seniman atau musisi lokal dibidang kesenian,” kata Imam kepada MVoice, Jumat (23/3).

Imam menambahkan, bahwa kegiatan ini juga sebagai upaya mengenalkan kebudayaan dan kesenian tradisi khas Kota Batu. Sebab dalam kegiatan ini nantinya akan penuh kebudayaan dengan memberdayakan masyarakat dan kesenian lokal kota berjuluk De Klein Switzerland ini.

“Kesenian lokal ini tentunya dengan memberdayakan masyarakat yang ada di Kota Batu dengam segala potensi yang dimiliki,” sambung dia.

Misi utama melalui even tersebut selain melestarikan seni tradisional nusantara. Imam menambahkan juga jadi ajang memberikan kesempatan kepada kelompok seni di Kota Batu agar tidak mati suri.

“Upaya pelestarian seni nusantara, supaya tidak hilang, selain untuk menarik wisatawan,” tutupnya.(Der/Aka)