KONI Kota Batu Songsong Prestasi di Tahun 2021

Ketua KONI Kota Batu, Mahfud bersama jajarannya (Achmad Sulchan An Nauri)
Article top ad

MALANGVOICE – Terpaan pandemi Covid-19 tetap Koni (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Batu torehkan prestasi melalui beberapa cabang olahraga (cabor) di tahun 2020. Hal ini menjadi cambukan motivasi bagi Koni Kota Batu untuk terus tingkatkan prestasi di tahun 2021.

Anggaran sebesar Rp 8.8 miliar diajukan untuk menyongsong target itu. Anggaran itu digunakan untuk menggelar Pekan Olah Raga Kota (Porkot) Batu ke-6 dan pengadaan sarana olahraga untuk 32 cabor.

Selama pandemi ini, tidak ada atlet, pelatih serta pengurus cabor di Kota Batu yang terpapar covid-19. Hal ini disyukuri oleh KONI Kota Batu karena membuat persiapan menyambut 2021 semakin ideal.

“Sebanyak 43 atlet dari 8 cabor mendapat prestasi gemilang di tahun 2020 ini,” jelas Ketua KONI Kota Batu, Mahfud. Salah satu cabor yang menuai banyak prestasi ialah Wushu.

Sejumlah lima atlet Wushu asal Kota Batu mengikuti International Virtual Wushu Championship yang diselenggarakan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI). Kelima atlet tersebut semuanya mendapatkan tujuh medali.

Yakni, dua medali emas, satu medali perak dan empat medali perunggu. Prestasi tersebut membuktikan bahwa meskipun dalam situasi pandemi, atlet-atlet olahraga Kota Batu tetap dapat menuai prestasi.

“Kami menyiapkan total Rp 103.500.000 sebagai bonus bagi atlet-atlet yang berprestasi pada tahun ini,” tambahnya. Bonus tersebut dibagikan untuk atlet yang dapat meraih prestasi medali di tahun ini.

Sedangkan untuk tahun 2021, Koni Batu menyiapkan anggaran bonus Rp. 400 juta untuk atlet-atlet yang berprestasi. Tidak hanya itu, bagi cabor yang memiliki banyak atlet berkualitas serta berprestasi berkesempatan mendapat anggaran yang besar.

Untuk cabor range 1 bisa mendapat anggaran sebesar Rp. 70 juta. “Anggaran untuk satu cabor tergantung capaian prestasinya, satu cabor bisa mendapat anggaran dari Rp. 40 juta hingga Rp. 70 juta rupiah,” jelasnya.

Mahfud menambahkan, untuk tahun 2021, anggaran sebesar Rp. 700 juta diajukan untuk membiayai peningkatan kualitas cabor. “Sistemnya mereka mengirimkan proposal anggaran nanti untuk setuju tidaknya menjadi pertimbangan kami,” imbuhnya.

Selain itu, KONI Kota Batu telah menyiapkan atlet-atletnya sejak tahun ini untuk mengikuti porprov tahun 2021. Seperti pengukuran performa atlet melalui pengujian VO2MAX dan uji fisik atlet.

Pengukuran dan pengujian ini dilakukan dengan menggandeng Fakultas Ilmu Keolahragaan Univarsitas Negeri Malang (UM). Sehingga mendapat data yang dapat dievaluasi secara akurat bagi masing-masing cabor.

“Kami juga menyiapkan untuk menyelenggarakan Porkot yang ke-6 di tahun 2021,” jelas Mahfud. Ia mengatakan bahwa porkot jatuh pada bulan September 2021 pada Hari Olah Raga Nasional.

Pada tahun 2021, Mahfud menargetkan seluruh cabor di Kota Batu menjadi Cabor papan atas di Porkot maupun Porprov. “Kami telah menyiapkan atlet-atlet kami dan optimis mendapat hasil yang gemilang,” tandasnya.(der)