Menang Tipis, Pelatih RSSA Puas

Pertandingan sengit ditampilkan RSSA dan Kaki Mas. (Muhammad Choirul / Malang Voice)

MALANGVOICE – PS RSSA berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 dari PS Kaki Mas pada lanjutan Divisi I Kompetisi Internal Asosiasi PSSI Kota Malang, Jumat (11/9).

Gol semata wayang dalam laga itu dilesakkan pemain nomor 10 RSSA, Nur Imam Putra, di menit 9. Menanggapi itu, pelatih RSSA, Supa’at, mengaku puas atas kerja keras anak asuhnya.

“Saya puas dengan hasil ini. Meski pemain kami belum berpengalaman tapi bisa memberi hasil bagus,” tambahnya.

Supa’at menambahkan, musim ini RSSA banyak diperkuat pemain baru. Sebab, sebagian besar pemainnya sudah pindah ke tim lain.

“Evaluasi ke depan, saya akan memperbaiki lini tengah. Di gelandang saya hanya punya gelandang serang, sementara gelandang bertahan tidak ada,” urainya.

Ia berharap, anak asuhnya mampu menunjukkan perkembangan maksimal agar RSSA bisa meraih target promosi ke Divisi Utama musim depan.

Di tempat lain, Porlis PLN dibantai Putra Jaya dengan skor 0-4 pada lanjutan Divisi Utama. Sedangkan pada pertandingan Divisi II, Boca Junior ditahan imbang Golden Boys 2-2. Sementara di Divisi III, Kharisma Elang Muda juga meraih hasil imbang 1-1 saat menghadapi Pajero.

Awali Laga Home Arema Ditantang BUP

Arema Cronus saat bertanding di babak penyisihan Grup B. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Arema Cronus dipastikan berjumpa Bali United Pusam (BUP) pada babak 8 besar Piala Presiden 2015. Kepastian itu didapat usai drawing yang digelar di Meeting Room Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Jumat (11/9) sore ini.

Sementara itu, hasil drawing lain mempertemukan Sriwijaya FC vs Persebaya, PSM Makassar vs Mitra Kukar, dan Persib Bandung vs Pusamania Borneo FC.

Pertandingan babak 8 besar digelar dengan sistem home-away. Sesuai jadwal, leg pertama 8 besar berlangsung 19-20 September, sedangkan leg kedua berlangsung 26-27 September.

Media Officer Arema, Sudarmaji, belum mendapat informasi terkait jadwal Arema kontra BUP dipertandingkan. “Masih menunggu keputusan Mahaka Sports. Yang pasti Arema main home dulu, antara tanggal 19 September atau 20 September,” ujarnya kepada MVoice.

Gajah Putra Sikat Ganthari 5-0

MALANGVOICE – Hujan gol terjadi saat pertandingan antara PS Gajah Mada kontra PS Ganthari, pada lanjutan Divisi I kompetisi internal Asosiasi PSSI Kota Malang, Kamis (10/9) sore.

Pertandingan yang dihelat di Stadion Universitas Negeri Malang (UM) itu, gawang Ganthari dibombardir lima gol tanpa balas. I Wayan Artha menjadi momok bagi Ganthari. Pemain itu menyumbangkan dua angka untuk Gajah Putra.

Sementara tiga gol lain yang mengantarkan Gajah Putra meraih kemenangan 5-0, masing-masing dilesakkan Ahmad Farid F, M Saiful Bahri, dan Moch Ridwan.

Pada laga lain yang dihelat di Lapangan Amprong, pertarungan sengit tersaji antara PS Bintang Timur kontra PS Porma. Dua tim saling jual beli serangan, sebelum akhirnya PS Porma mengakhiri laga itu dengan kemenangan 1-0.-

Arema Perbaiki Mental Pemain

Legiun asing Arema, Lancine Kone. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Arema Cronus masih memiliki sejumlah catatan jelang bergulirnya babak 8 besar Piala Presiden 2015. Tim berjuluk Singo Edan itu mempunyai beberapa kekurangan yang perlu dibenahi.

Pelatih Arema Joko Susilo, bakal menggelar pertemuan dengan jajaran manajemen untuk membahas evaluasi selama babak penyisihan.

“Dalam waktu dekat, saya akan diskusi dengan manajemen untuk membenahi kekurangan, terutama aspek mental dan psikologi pemain,” kata Gethuk, sapaan akrabnya.

Jadwal 8 besar sendiri baru akan di-drawing, Jumat (11/9) besok. Gethuk menyebut, selain masalah mental, hal yang perlu disorot yakni teknik dan penyelesaian akhir.

“Perlu ada variasi teknik. Saat lawan PSGC, kami kesulitan menghadapi tim yang berbeda level. Ada beban terlihat pada pemain, anak-anak ingin segera menang,” tambahnya.-

Gethuk Ingin Meiga Segera Normal

MALANGVOICE – Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo punya alasan tersendiri memasukan Kurnia Meiga di akhir pertandingan saat menghadapi PSGC Ciamis di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (9/9) semalam.

Kiper langganan Timnas Indonesia itu, dikatakannya sudah lama tidak turun dalam pertandingan resmi. “Kami ingin Meiga merasakan atmosfer pertandingan,” kata Joko Susilo.

Karena itu, pelatih yang akrab disapa Gethuk itu menarik keluar I Made Wardana di menit 81, menggantinya dengan Meiga. Padahal, I Made Wardana sudah bermain baik mengawal gawangnya tanpa kebobolan di laga itu.

Menurut Gethuk, pergantian itu bukan karena adanya kesalahan pemain. “Alasannya supaya Meiga bisa menyesuaikan, agar dia kembali bisa bermain untuk Arema,” tegasnya.-

Samsul Akui Kesulitan Hadapi Permainan PSGC

Starting line up Arema Cronus saat menghadapi PSGC Ciamis. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Striker Arema Cronus, Samsul Arif Munip mengaku kesulitan menghadapi pola permainan PSGC, pada laga terakhir penyisihan Grup B Piala Presiden 2015 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (9/9) malam ini.

Dikatakannya, PSGC memasang formasi ‘parkir bus’. Pola bertahan itulah yang membuat Singo Edan harus bersusah payah menerobos jantung pertahanan PSGC.

“Secara psikologis pemain, kami sangat sulit menghadapi tim seperti itu, apalagi mereka selalu bertahan,” urai mantan pemain Persela Lamongan dan Persibo Bojonegoro itu.

Ia menambahkan, Arema juga belum menemukan kekompakan sebagai tim, jika dibandingkan dengan kolektivitas PSGC. “Karena ada beberapa pemain masuk dan keluar, jadi perlu penyesuaian lagi,” pungkasnya.-

Osas Saha Apresiasi Dukungan Manajemen

MALANGVOICE – Striker PSGC Ciamis, Osas Saha, mengapresiasi kinerja manajemen dan tim pelatih PSGC.
Ia menilai, permainan cantik yang dia suguhkan saat menghadapi Arema, tak lepas dari peran manajemen dan pelatih.

Pemain asal Nigeria itu tak jumawa, meski disebut-sebut sebagai pahlawan yang menyelamatkan PSGC dari kekalahan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (9/9) malam ini.

“Ini berkat kerja sama tim yang baik dari teman-teman. Selain itu, dukungan manajemen dan pelatih sangat bagus,” tuturnya.

Ia menyebut, strategi yang diterapkan pelatih dengan pola bertahan dan mengandalkan serangan balik terbukti efektif. Alhasil, berkali-kali PSGC merepotkan barisan bertahan Singo Edan.

“Akhirnya kami berhasil cetak gol, sisten ini sangat baik,” pungkasnya.-

Singo Edan Melaju ke 8 Besar

MALANGVOICE – Arema Cronus akhirnya memastikan lolos ke babak 8 besar Piala Presiden 2015 sebagai runner up Grup B. Kepastian itu didapat setelah tim kebanggaan Aremania itu ditahan imbang PSGC Ciamis 1-1 pada laga terakhir babak penyisihan Piala Presiden 2015 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (9/9) malam ini.

Pertandingan baru berjalan 4 menit, Arema sudah mengancam. Ahmad Bustomi menyisir sisi kanan lapangan. Sampai di jantung pertahanan PSGC, kapten Arema itu memberi umpan ke kotak penalti PSGC. Namun, arah bola tidak tepat pada Gonzales yang menunggu di mulut gawang lawan.

Semenit berselang, PSGC melancarkan selangan balik cepat. Osas Saha yang mendapat umpan dari belakang menggiring bola sampai wilayah Arema. Ia memberi umpan silang ke Budiawan, sayang pemain nomor 20 itu tak mampu menyelesaikan peluang. Sepakannya melambung di atas mistar gawang Arema.

Menit 13, Arema kembali mendapat peluang melalui tendangan pojok. Namin bola yang disepak Bustomi berhasil dihalau barisan belakang PSGC.

Semenit berselang, giliran Samsul Arif Munip membuka peluang emas. seorang diri, pemain asal Bojonegoro itu melakukan penetrasi hingga mulut gawang PSGC. Sayang tendangan pemain nomor 9 itu masih mampu ditepis kiper PSGC.

Tak ingin terus tertekan, PSGC mulai membangun serangan. Menit 31 kerjasama apik dipraktikkan Susanto dan Osas Saha. Umpan satu dua yang diperagakan sempat membuat lini belakang Singo Edan kocar-kacir. Namun, sepakan akhir Osas Saha masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Arema.

Hingga menit-menit akhir babak pertama, kedua kesebelasan masih memperagakan jual beli serangan. Namun, ketatnya pertahanan kedua tim membuat peluang demi peluang patah di tengah jalan dan membuat skor kaca mata tak kunjung berubah.

Kebuntuan baru terpecah ketika Arema mendapat hadiah penalti di menit 45 akibat Gonzales dilanggar di kotak terlarang. Samsul yang mengambil eksekusi berhasil menceploskan bola ke gawang PSGC. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Arema sekaligus menutup babak pertama.

Di babak kedua, permainan cantik kedua kesebelasan masih tersaji. Menit 69 Gonzales memberi umpan terobosan untuk Bustomi di sisi kanan lapangan. Namun, salah komunikasi terjadi ketika Bustomi hendak memberi umpan balik pada Gonzales. Peluang terbuang sia-sia.

Menit 73, giliran PSGC mendapat peluang. Kemelut terjadi di mulut gawang tim asuhan Joko Susilo. Budiawan yang melihat datangnya bola langsung menyerobot dan melepaskan sepakan keras, namun kurang tepat sasaran. Kedudukan masih 1-0 untuk Arema.

Menit 86 petaka bagi Arema terjadi ketika Kurnia Meiga melakukan pelanggaran di kotak penalti. Osas Saha yabg ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menceploskan bola ke gawang Meiga sekaligus membuat kedudukan imbang 1-1. Kedudukan imbang 1-1 bertahan hingga laga usai.

Dengan hasil ini, Arema tetap lolos ke babak 8 besar, meski hanya sebagai runner up Grup B. Arema mengantongi 5 poin hasil sekali menang dan dua kali seri. Sementara itu, posisi juara Grup B ditrmpati Sriwijaya FC dengan koleksi 6 poin.-

Babak Pertama, Arema Unggul 1-0

MALANGVOICE – Arema Cronus sementara unggul 1-0 dari PSGC Ciamis pada lanjutan babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2015 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (9/9) malam ini.

Pertandingan baru berjalan 4 menit, Arema sudah mengancam. Ahmad Bustomi menyisir sisi kanan lapangan. Sampai di jantung pertahanan PSGC, kapten Arema itu memberi umpan ke kotak penalti PSGC. Namun, arah bola tidak tepat pada Gonzales yang menunggu di mulut gawang lawan.

Semenit berselang, PSGC melancarkan serangan balik cepat. Osas Saha yang mendapat umpan dari belakang menggiring bola sampai wilayah Arema. Ia memberi umpan silang ke Budiawan, sayang pemain nomor 20 itu tak mampu menyelesaikan peluang. Sepakannya melambung di atas mistar gawang Arema.

Menit 13, Arema kembali mendapat peluang melalui tendangan pojok. Namun bola yang disepak Bustomi berhasil dihalau barisan belakang PSGC.

Samsul Arif Munip membuka peluang emas. seorang diri, pemain asal Bojonegoro itu melakukan penetrasi hingga mulut gawang PSGC. Sayang tendangan pemain nomor 9 itu masih mampu ditepis kiper PSGC.

Tak ingin terus tertekan, PSGC mulai membangun serangan. Menit 31 kerjasama apik dipraktikkan Susanto dan Osas Saha. Umpan satu dua yang diperagakan sempat membuat lini belakang Singo Edan kocar-kacir. Namun, sepakan akhir Osas Saha masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Arema.

Hingga menit-menit akhir babak pertama, kedua kesebelasan masih memperagakan jual beli serangan. Namun, ketatnya pertahanan kedua tim membuat peluang demi peluang patah di tengah jalan dan membuat skor kaca mata tak kunjung berubah.

Kebuntuan baru terpecah ketika Arema mendapat hadiah penalti di menit 45 akibat Gonzales dilanggar di kotak terlarang. Samsul yang mengambil eksekusi berhasil menceploskan bola ke gawang PSGC. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Arema sekaligus menutup babak pertama.-

Arema Turunkan Skuad Terbaik

MALANGVOICE – Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo menepati janjinya menurunkan skuad terbaiknya saat menghadapi PSGC Ciamis, pada babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2015, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (9/9) malam ini.

I Made Wardana masih dipercaya mengawal gawang tim berjuluk Singo Edan. Sementara, Kurnia Meiga yang sebelumnya tak pernah masuk line up, kali ini duduk di bangku cadangan.

Di lini tengah, I Gede Sukadana yang pada pertandingan sebelumnya mengeluhkan tak jadi starter, kali ini dipasang sejak awal pertandingan. Di lini depan, Gonzales dan Samsul masih belum tergantikan sebagai starter.

Di lain pihak, PSGC masih mengandalkan Osas Saha di lini depan. Pemain nomor 10 itu patut diwaspadai Arema. Sebab, Osas Saha berkali-kali mengobrak-abrik jantung pertahanan lawan ketika bertanding baik menghadapi Sriwijaya FC atau Persela Lamongan. Bahkan, dia sempat mencetak satu gol ketika PSGC menahan imbang Persela.

Berikut line up selengkapnya:

Arema Cronus
I Made Wardana (GK), Fabiano Beltrame, Purwaka Yudhi, Hasyim Kipuw, Ahmad Alfarizi, I Gede Sukadana, Ahmad Bustomi (C), Lancine Kone, Dendy Santoso, Samsul Arif Munip, Cristian Gonzales.
Cadangan: Kurnia Meiga, Suroso, Beny Wahyudi, Juan Revi, Hendro Siswanto, Morimakan Koita, Sunarto.
Pelatih: Joko Susilo

PSGC Ciamis
Irpan (GK), Ledi Utomo (C), Ipan Priyanto, Vinsens, Julia Mardianus, Susanto, Andi Dwi Kurniawan, Budiawan, Budiman, Osas Saha, Dimas Galih.
Cadangan: Barep Wahyudi, Dedeyan Surdani, Rinto Hermawan, Ganjar Kurniawan, Aldi Imron, Dicky Adi Nugraha, Didin Jahidin.
Pelatih: Heri Rafni Kotari

Wasit: Nazamudin Aspiran
Asisten Wasit 1: M Samsuri
Asisten Wasit 2: M Yunus
Wasit Cadangan: Novari Iksan

Komunitas