Kone Buka Keunggulan Singo Edan

MALANGVOICE – Pemain asing Arema, Lancine Kone kembali menjadi pahlawan bagi Aremania. Pemain asal Afrika itu menjadi momok bagi Sriwijaya dengan menceploskan gol pembuka di menit 10 dan membuat Arema unggul sementara dengan skor 1-0.

Pada laga ini, pertandingan baru berjalan satu menit, Arema sudah mengancam. Samsul Arif Munip dengan cerdik menyerobot bola hasil kesalahan barisan bertahan SFC. Namun, sepakan akhir Samsul hanya membuahkan tendangan sudut.

Bertanding dihadapan belasan ribu Aremania membuat pasukan Singo Edan beringas. Terbukti, 10 menit pertama Ahmad Bustomi dkk terus menggempur benteng pertahanan SFC, hingga tim berjuluk Laskar Wong Kito itu tak diberi kesempatan menyerang.

Puncaknya, Lancine Kone sukses membuat publik Stadion Kanjuruhan bergemuruh. Pemain bernomor punggung 33 itu berhasil melesakkan bola ke gawang SFC melalui tandukan, memanfaatkan umpan Bustomi dari bola mati. Skor sementara Arema unggul 1-0 atas SFC.-

Meiga Absen, Koita Dicadangkan

Para pemain kedua kesebelasan siap bertanding. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Kiper utama Arema Cronus, Kurnia Meiga Hermansyah, kembali absen dari line up, saat pertandingan menghadapi Sriwijaya FC (SFC) pada lanjutan babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2015, Sabtu (5/9) malam ini.

Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, kiper Timnas Indonesia itu sejak awal memang diragukan tampil karena menjalani masa pemulihan dari cedera. Sebagai gantinya, I Made Wardana kembali mengawal gawang Singo Edan.

Sementara itu, pemain asing Arema, Morimakan Koita yang pada laga sebelumnya dipasang sebagai starter, kini dicadangkan.
Sedangkan penyelamat Arema saat menghadapi Persela, Lancine Kone, kembali dipercaya masuk daftar pemain di laga ini sebagai starter.

Berikut Line Up Selengkapnya:

Arema Cronus
I Made Wardana (GK), Fabiano Beltrame, Purwaka Yudhi, A Alfarizi, Hasyim Kipuw, Juan Revi, Lancine Kone, Arif Suyono, Samsul Arif Munip, Ahmad Bustomi (C), Cristian Gonzales.
Cadangan: Ahmad Kurniawan (GK), Beny Wahyudi, Suroso, Morimakan Koita, Hendro Siswanto, Dendy Santoso, Ferry Aman Saragih.
Pelatih: Joko Susilo

Sriwijaya FC
Dian Agus Prasetya (GK), Saiful Indra Cahya, Ahmad Maiga, Asri Akbar, Yu Hyun Koo, TA Musafri, Wildansyah, Titus Bonai (C), Fachrudin WA, Patrich Wanggai, Yohanis Nabar.
Cadangan: Yogi Triyana (GK), Alan Martha, Fathul Rachman, Hapit Ibrahim, Ngurah Wahyu Nanak, Rizsky D Ramadhana, Syakir Suleiman.
Pelatih: Benny Dollo

Wasit: Kusni
Asisten Wasit 1: M Samsuri
Asisten Wasit 2: M Yunus
Wasit Cadangan: Nazamudin Aspiran

Persela-PSGC Berbagi Poin

Persela dibuat kerepotan menghadapi PSGC. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Persela Lamongan harus berbagi poin dengan PSGC Ciamis dalam lanjutan babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2015, Sabtu (5/9) sore ini.
Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, kedua tim harus puas dengan hasil imbang 1-1. Sejak pertandingan dimulai, kedua kesebelasan menyajikan permainan menghibur. Saling jual beli serangan diperagakan.

PSGC mampu unggul lebih dulu melalui gol Osas Saha dari titik putih di menit 18. Tendangan penalti Osas Saha sukses merubah kedudukan menjadi 0-1 untuk PSGC dan bertahan hingga turun minum.

Babak kedua, kedua tim masih saling serang. Hingga pertengahan babak kedua usaha Persela menyamakan kedudukan belum berhasil. Bahkan PSGC lebih banyak menguasai bola.

Menit 82, PSGC kembali membahayakan gawang Persela melalui serangan balik cepat. Sayang Didin gagal memanfaatkan peluang.

Persela tak mudah menyerah. Usaha menyamakan kedudukan terus dilakukan meski laga memasuki menit-menit akhir. Namun beberapa serangan tak mampu berbuah hasil positif.

Kebuntuan Persela baru terpecah di menit 84. Mendapat umpan silang dari Dendy Sulistiawan, Agus Salim sukses menceploskan bola ke gawang PSGC. Skor berubah menjadi 1-1.

Berhasil menyamakan kedudukan, semangat juang Laskar Joko Tingkir terpacu. Menit 90 kesempatan membalik keadaan bagi Persela terbuka lebar ketika terjadi kemelut di mulut gawang PSGC. Sayang, Edi Gunawan melakukan hand ball sehingga peluang itu terbuang sia-sia. Hingga pertandingan berakhir, skor imbang 1-1 bertahan.-

Persela Lamongan
Khoirul Huda (GK) (C), Taufik Kasrun, Asep Budi, Eki Taufik, Mayadi Panggabean, Jusmadi, Jules Basile, Zarnal Arifin, Bijahil Calwa, Diallo Mamodou, Arif Aryanto.
Cadangan: Rony Tri (GK), MT Bako, Andika Rama, Edi Gunawan, Akbar Rasid, Agus Salim, Dendy Sulistiawan.
Pelatih: Didik Ludianto

PSGC Ciamis
Irpan (GK), Vinsens, Ledi Utomo (C), Ipan Priyanto, Julia Mardianus, Budiawan, Susanto, Andi Dwi Kurniawan, Arip Budiman, Osas Saha, Rinto Hermawan.
Cadangan: Barep Wahyudi (GK), Dedeyan Surdani, Imron, Ganjar Kurniawan, Didin J, Bima Ragil, Dimas Galih.
Pelatih: Heri Rafni Kotari

Wasit: Dwi Purba
Asisten Wasit 1: Sarjana
Asisten Wasit 2: Imam Suyitno
Wasit Cadangan : Novari Iksan

Tibo Ambisi Jebol Gawang Arema

Kapten Sriwijaya FC, Titus Bonai (kanan). (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Striker Sriwijaya FC (SFC) Titus Bonai, memiliki ambisi menjebol gawang Arema pada laga lanjutan babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2015 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (5/9) malam nanti.

“Sebagai seorang striker, lawan Arema tentu saja saya berambisi cetak gol,” ungkapnya kepada MVoice.

Ia mengaku telah belajar banyak dari pertandingan sebelumnya saat menghadapi PSGC Ciamis. Kala itu, barisan depan tim berjuluk Laskar Wong Kito memiliki banyak peluang, namun hanya satu peluang yang berhasil dikonversikan menjadi gol.

Pemain yang akrab disapa Tibo ini mengaku siap dimainkan di posisi manapun. “Saya biasa di striker kiri, tapi lawan Arema saya siap di kanan atau kiri, tergantung kebijakan pelatih,” urai kapten SFC itu.

Namun, ambisi mencetak gol ke gawang Singo Edan tak lantas membuatnya melupakan kekompakan tim. “Saya harus mengutamakan kekompakan tim, karena sepak bola bukan permainan individu,” pungkasnya.-

Kemenangan Boca Junior Ternodai Gol Bunuh Diri

Pertandingan antara DKB Kalipare kontra Boca Junior berlangsung seru. (Muhammad Choirul / Malang Voice)

MALANGVOICE – PS Boca Junior sukses mengandaskan perlawanan PS DKB Kalipare dalam lanjutan Divisi Dua Kompetisi Internal Asosiasi PSSI Kota Malang, Jumat (4/9) sore ini.

Dalam laga yang digelar di Lapangan Cengger Ayam itu, Boca Junior yang sudah unggul 2-0 di babak pertama harus merelakan gawangnya kebobolan satu gol di babak kedua melalui gol bunuh diri.

Pada babak pertama, tim yang diperkuat mantan pemain Arema U-21, Mahardika FR itu, unggul melalui gol Rifki Solekhudin menit 8 dan Azam Nurharom menit 10.

Skor 2-0 sebenarnya bertahan sampai pertengahan babak kedua. Sayang, kemenangan Boca Junior harus ternoda akibat gol bunuh diri di menit 83 yang dilakukan sang kiper, Syarifudin. Pemain bernomor punggung 1 itu salah mengantisipasi umpan lemah dari rekan satu timnya, Jefri Arga, yang membuat gawang meluncur ke gawangnya sendiri.

Atas kejadian itu, skor berubah menjadi 2-1 masih untuk Boca Junior dan bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.

Manager Boca Junior, Rian Agus Niza, mengaku puas dengan hasil ini. ” kami bersyukur, hasilnya maksimal untuk pertandingan pertama,” ungkapnya kepada MVoice ditemui usai laga.

Meski begitu, dia menegaskan anak asuhnya masih perlu memperbaiki diri untuk pertandingan selanjutnya. Pasalnya, manajemen Boca Junior menargetkan promosi ke Divisi Satu untuk musim depan.

“Gol bunuh diri tadi karena faktor kecerobohan pemain, jadi sebenarnya tidak perlu ada gol itu, ini jadi bahan evaluasi,” pungkasnya.

Sementara itu, di tempat lain pada lanjutan Divisi Satu, PS Malang Post yang dijadwalkan bertanding menghadapi PS Gatra Mapan di Lapangan Tunjung Sekar, harus mengalami penundaan akibat kesalahan teknis.

Hadapi SFC, Kurnia Meiga Belum Tentu Turun

Pelatih kiper Arema, Alan Haviludin. (Fathul Qorib / MalangVoice)

MALANGVOICE – Meski sudah rutin mengikuti latihan Arema, Kurnia Meiga belum tentu diturunkan saat menghadapi Sriwijaya FC (SFC) pada lanjutan babak penyisihan Grup B Piala Presiden 2015 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (5/9) besok.

Kiper utama Singo Edan itu masih perlu mendapat pantauan tim pelatih dan tim medis terkait pemulihan kondisinya. Pelatih kiper Arema, Alan Haviludin mengatakan, perkembangan Kurnia Meiga memang cukup significant.

“Kurnia Meiga sudah sembuh dan mulai latihan rutin,” ujarnya saat dihubungi MVoice, Jumat (4/9) siang ini.

Namun, ia menegaskan, tim pelatih tak mau ambil risiko dengan memaksa Meiga main jika kondisinya belum siap.

“Fisiknya masih butuh penyesuaian karena sudah lama nggak latihan. Nggak tahu apakah akan diturunkan saat lawan SFC. Sebab dia masih sering tampak kelelahan, berkali-kali memegang lutut ketika berlatih,” tandasnya.

Pada laga perdana menghadapi Persela Lamongan, Selasa (1/9) lalu, Meiga absen. Bahkan dia tidak masuk dalam line up pemain Arema. Kala itu, I Made Wardana tampil sebagai kiper dan Ahmad Kurniawan di bangku cadangan.-

Karateka Andalan Kota Malang TC di Belgia

Yuswinda Eka Puspitasari (jaket kuning) bersama kontingen Pra-PON Jatim di Belgia. (Yuswinda for MalangVoice)

MALANGVOICE – Karateka andalan Kota Malang yang masuk kontingen Pra-PON Jatim, Yuswinda Eka Puspitasari, menjalani training center (TC) di Belgia, mulai 29 Agustus – 20 September 2015.

Sebanyak 10 atlet Jatim ikut serta dalam TC itu. Selain Yuswinda, atlet lain yang mengikuti TC ialah Sisilia Agustiani Ora, Besty Mega P, Angga Laksmana, Hirga Yoga, Sutantio Aldy, Septian Adli, Kevin Hidayat, Rafi Haidar, dan Umar Syarif.

“Dari Malang cuma saya sendiri, yang lain dari berbagai daerah di Jatim,” ungkap dara kelahiran Malang, 11 Desember 1991 itu kepada MVoice.

Bersama karateka lain, alumnus SMPN 1 Bululawang dan SMAN 2 Malang itu berlatih di Kota Liege, bersama Dojo Champions di bawah asuhan pelatih Junior Levefre. “Dia pelatih bagus, atlet-atlet juara dunia latihannya di sini,” imbuh Yuswinda.

Di tempat itu, dia digembleng latihan dua kali sehari setiap Senin-Sabtu. Yuswinda juga dijadwalkan turun dalam Lion Cup Luxembourg Open 2015, 11-12 September mendatang.

Kejuaraan itu tak lain diikuti untuk persiapan jelang Pra-PON di Medan, 22 Oktober mendatang.

“Dari TC ini, harapannya bisa menambah motivasi dan menambah ilmu yang nanti bisa dibawa ke Indonesia. Yang pasti saya ingin jadi lebih baik dari sebelumnya,” papar atlet yang sempat masuk dalam kontingen Indonesia di SEA Games 2013 di Myanmar lalu.-

Unggul 4-0, Unibraw’82 Masih Banyak Celah

MALANGVOICE – PS Unibraw’82 sukses mengamankan tiga poin pertama pada lanjutan Divisi Utama Kompetisi Internal Asosiasi PSSI Kota Malang.

Tim berkostum oranye itu menang telak dengan skor 4-0, saat bertanding menghadapi PS Sinar Mas di Stadion Gajayana, Kamis (3/9) hari ini. Meski begitu, Unibraw’82 masih menyisakan sejumlah catatan dari hasil laga perdananya di musim ini.

Pelatih Unibraw’82, Miftahul Huda, mengakui permainan anak asuhnya masih memiliki celah. “Banyak celah yang masih bisa ditembus. Kekurangan-kekurangan lain juga perlu diperbaiki,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia tetap bersyukur atas kemenangan telak itu. “Hasil kerja keras anak-anak tetap harus disyukuri,” tambahnya.

Pada pertandingan lain di tempat yang sama, PS UM ditahan imbang PS IM dengan skor 0-0.

Sementara pada laga Divisi Satu di Lapangan Tunjung Sekar, PS Kaki Mas takluk 3-5 dari PS Gajah Putra, dan Presma Masel unggul 1-0 atas PS RSSA.

Sedangkan pada Divisi Tiga yang berlangsung di Lapangan Amprong, PS Porma dan PS Kharisma Elang Muda harus berbagi poin dengan hasil imbang 2-2.

Target Lolos 8 Besar, SFC Ambisi Tumbangkan Arema

Sriwijaya FC saat menghadapi PSGC Ciamis di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Sriwijaya FC (SFC) tak ingin pulang lebih dulu pada ajang Piala Presiden 2015. Tim berjuluk Laskar Wong Kito itu ingin mengamankan poin saat menghadapi Arema Cronus pada babak penyisihan Grup B, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (5/9) lusa.

Pelatih SFC, Benny Dollo menegaskan jika SFC menargetkan lolos ke babak 8 besar. “Kami sudah punya modal kemenangan pertama saat melawan PSGC, tentu target saat ini harus lolos dari penyisihan,” kata Bendol, sapaan akrabnya.

Kendati demikian, mantan pelatih Persita Tangerang itu menyatakan Arema bukanlah tim yang mudah dikalahkan. Menurutnya, Arema memiliki komposisi pemain bagus di setiap lini.

Apalagi, SFC tak memiliki banyak persiapan untuk Piala Presiden. “Menghadapi Arema tidak pernah mudah. Kita semua tahu Arema merupakan tim besar, mereka sangat bagus,” urainya.-

Lawan U-21 Arema Atur Strategi

Laga Arema dan Arema U-21 di Lapangan Agrowisata Batu. (fathul/malangvoice)

MALANGVOICE – Laga uji coba Arema Cronus melawan Arema U-21 di Lapangan Kusuma Agrowisata Batu, Rabu (2/9) sore berakhir dengan skor 8-3 untuk Arema Cronus.

Selain untuk mengembalikan semangat pemain, laga tersebut uga untuk persiapan melawan Sriwijaya FC pada Sabtu (5/9) mendatang di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Pelatih Arema, Joko Susilo menegaskan bahwa pihaknya akan memperbaiki strategi permainan Singo Edan agar bisa bermain lebih bagus dibandingkan melawan Persela kemarin.

“Kita akan siapkan mulai hari ini dengan latihan-latihan ringan sebelum mereka bertanding dengan Sriwijaya nanti,” kata pelatih yang sering dipanggil Gethuk ini.

Ia menerangkan bahwa taktik yang akan digunakan untuk melawan Sriwijaya FC tentu berbeda. Yang menjadi perhatian Gethuk adalah bagaimana agar konsentrasi pemain tetap terjaga.

“Strategi kita yang baru semoga bisa efektif saat bermain dengan Sriwijaya nanti. Mereka memang club tangguh yang patut diantisipasi, penyerangnya bagus,” tandas Joko.

Komunitas