Malang Tempo Doeloe

The Juminten, Komunitas Ibu Rumah Tangga Kompak Jualan Kucur di MTD

Juminten di stan MTD. (Anja a)
Juminten di stan MTD. (Anja a)

MALANGVOICE – Festival Malang Tempo Doeloe (MTD) 2017 menjadi ajang unjuk kekompakan berbagai kelompok baik itu dari kelurahan, institusi, dan komunitas. Salah satu komunitas yang tak kalah heboh dan maksimal adalah Komunitas Juminten dari Kelurahan Tulusrejo, Lowokwaru, Malang.

Hari ini, komunitas yang terdiri dari wanita usia remaja hingga ibu-ibu dari kalangan ekonomi menengah kebawah itu kompak maksimal memakai kebaya hijau. Para Juminten, begitulah anggotanya akrab disapa, mendirikan stan menyediakan makanan khas zaman dahlu seperti getuk, kucur, gula kelapa, mendut, dan banyak lainya.

“Wah kami senang, tahun ini gelaran MTD lebih maksimal dan teratur. Konsepnya rapi, gak semrawut saya seneng lihatnya. Apalagi sekarang tiap kelurahan, hotel, sekolah boleh mengisi stan. Kebetulan dari Tulusrejo diserahkan ke Juminten,” kata ketua Juminten, Mbok Santi Andriani saat ditemui MVoice, Minggu, (12/11).

Untuk diketahui, Juminten berdiri sejak tahun 2014 silam. Komunitas ini ditujukan untuk mewadahi dan memberikan aktifitas positif untuk ibu rumah tangga di Tulusrejo.

“Selama ini kegiatan kami banyak di sosialisasi, dan peningkatan ekonomi yang mandiri. Acara MTD juga wujud aktivitas kami yang bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi ibu-ibu dengan cara berjualan makanan misalnya,” katanya.

Mbok Santi berharap, kedepan Juminten semakin kompak ulet dan berprestasi. Apalagi baru-baru ini Juminten mendapatkan juara 1 lomba mobil hias se-Kelurahan. Selain itu, Juminten berharap gelaran MTD berikutnya bisa dilangsungkan 3-4 hari.(Der/Aka)