Kecelakaan di Jembatan Kedung Pedaringan

Imam Meninggal Dunia Saat Dirawat di RSUD Kanjuruhan

Evakuasi korban kecelakaan tunggal di jembatan Kedung Pedaringan
Evakuasi korban kecelakaan tunggal di jembatan Kedung Pedaringan

MALANGVOICE – Imam Buchori (24), warga Dusun Karangasem, Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang akhirnya meninggal dunia.

Korban kecelakaan maut tunggal yang terjadi Minggu (8/1) pagi di jembatan yang menghubungkan Desa Kedung Pedaringan, Kepanjen dengan Gondanglegi ini mengembuskan nafas terakhir ketika menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Rekannya, Johan Arifin (29) meninggal tadi pagi di lokasi kejadian akibat benturan keras di kepalanya.

Kepalanya luka berat karena membentur dasar jurang dengan ketinggian sekitar 10 meter. Keduanya menabrak batas pembatas jembatan dan terjun bebas ke jurang daerah aliran sungai (DAS) Brantas.

“Kecelakaan di jembatan itu mengakibatkan dua orang meninggal dunia,” kata Kapolsek Kepanjen, Kompol Mas Achmad Sujalmo, kepada MVoice, Minggu sore.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polsek Kepanjen, Yizrieli Gena Pondan SH menjelaskan, saat kejadian kedua orang ini usai belanja obat-obatan dan jamu.

Pasalnya ditemukan banyak obat dan jamu di sekitar lokasi kejadian.

Proses evakuasi kedua pengendara motor ini sangat sulit. Pasalnya medan yang terjal, dan ketinggian jurang
sekitar 10 meter.

Tim Rescue PMI Kabupaten Malang harus berkerja sama dengan TIM SAR Awanga untuk mengevakuasi korban.

“Kami gunakan operasi vertical rescue, mengunakan tandu yang ditarik ke atas dengan tali,” kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo.