Trial Game Asphalt 2017

Gagal Raih Podium di Seri Terakhir, Doni Tata Tetap Juarai TGA 2017

Pebalap TGA 2017. (istimewa)
Pebalap TGA 2017. (istimewa)

MALANGVOICE – Doni Tata menasbihkan dirinya menjadi jawara di Trial Game Asphalt (TGA) 2017 kelas FFA 250 cc. Meskipun mantan pebalap Moto 2 ini gagal naik podium di final race seri ketiga, ia punya poin apik di dua seri sebelumnya.

Di seri ketiga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (16/12), Doni Tata hanya finish di peringkat 4. Jauh di belakang Raffi G Tangka, Farudila Adam dan Gerry Salim.

Tidak sempurnanya seri ketiga ini diakui Doni memang kurang persiapan. Ia mengaku tak mempersiapkan ban untuk menghadapi lintasan basah. “Di race kali ini ban basah habis di Purwokerto. Jadi saya pakai ban kering, cukup susah memang mengontrol sepeda,” katanya.

Mengetahui kondisi tersebut, Doni punya strategi lain. Pria asal Sleman, Yogyakarta, ini hanya menargetkan posisi lima besar. Hal itu cukup mengamankan poin untuk menjadi juara dari bekal dua seri sebelumnya.

Di seri terakhir, perlawanan Gerry dikatakan Doni sangat hebat. Selain masih muda, rider asal Jatim ini punya semangat tinggi mengejar prestasi. Doni tak kaget ketika Gerry berhasil juara 1. “Gerry sangat kenceng di lintasan kering. Dia masih muda dan haus kemenangan. Apalagi banyak pengalaman di level Asia,” lanjutnya.

Hasil yang didapat ini, lanjut Doni, diharap bisa jadi motivasi pebalap lain untuk berprestasi. Pasalnya TGA 2017 adalah ajang penuh gengsi yang harus diikuti.

“Semoga jadi motivasi dan TGA tahun depan harus banyak sesinya. Even ini sangat bergengsi,” tukas Doni.(Der/Aka)