Polemik Terminal Batu

ER tak Tahu Menahu Peralihan Terminal Batu

Terminal Kota Batu yang kini diambil alih Pemprov Jatim.(Miski)
Terminal Kota Batu yang kini diambil alih Pemprov Jatim.(Miski)

MALANGVOICE – Terminal Kota Batu resmi diambil alih Dinas Perhubungan dan LLAJ Provinsi Jawa Timur. Parahnya, peralihan tersebut tanpa sepengetahuan kepala daerah.

Sebelumnya, Terminal Batu dikelola Dinas Perhubungan Kota Batu. Setiap tahun menyumbang PAD sekitar Rp170 juta.

“Tidak ada pemberitahuan sebelumnya ke saya,” kata Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, usai tasyakuran satu tahun Balai Kota Among Tani, Rabu (4/1).

Baca juga: Terminal Batu Diambil Alih, PAD Rp170 Juta Hangus

Baca juga: Diambil Alih Provinsi, Sopir Angkot Terminal Batu Pasrah

Baca juga: Per 1 Januari, Terminal Batu Resmi Diambil Alih Provinsi

Ditanya lebih lanjut, Politisi PDIP ini mengaku belum tahu sejauh mana prosesnya. Ia belum mendapat info lengkap dari Sekretaris Daerah.

Kendati demikian, ia tidak khawatir apabila pemasukan ke daerah hangus.

“Kita cari sisi penghasil PAD lainnya,” jelas dia.

Peralihan Terminal Batu tersebut sebelumnya membuat ER marah. Pasalnya, sebagai kepala daerah ia tidak mengerti adanya pengambilalihan tersebut.

Ia pun enggan membangun terminal kota pasca Terminal Batu diambil alih provinsi.

“Kota Batu hanya kota kecil, jadi tidak perlu terminal lagi. Sekarang yang dibutuhkan justru Rest Area, ini yang mendesak saat ini,” pungkas dia.