Demo SMAN 2

Dianggap Semaunya Sendiri, Siswa Minta Kepala SMAN 2 Malang Mundur

Suasana Demo di SMAN 2 Malang. (Istimewa)
Suasana Demo di SMAN 2 Malang. (Istimewa)

MALANGVOICE – Ratusan siswa SMAN 2 Malang berkumpul memadati halaman sekolah membawa umbul-umbul ‘SMAN 2 Bagus, Retno Jelek’, ‘Retno Out Retno Out’. Mereka berunjuk rasa sejak pagi menuntut kepala sekolah, Rr. Dwi Retno Udjian Ningsih, lengser dari jabatannya.

Siswa menilai sikap kepala sekolah otoriter alias semaunya sendiri. Salah satu siswa kelas XII Bahasa SMAN 2 Malang menceritakan, kepsek selalu marah-marah. Bahkan ada peraturan larangan bagi siswa untuk lewat pintu samping ruangan aula di lantai atas.

“Kalau dilanggar, push up 20 kali. Foto peraturan ini viral di medsos, mbak” kata Kitana kepada MVoice saat dihubungi via Whatsapp, Kamis (5/4)

Selain itu, siswa menilai sekolah tidak adil jika melarang siswa mengikuti ujian susulan untuk Ujian Akhir Sekolah (UAS). Kitana mencontohkan, beberapa waktu lalu, ada siswa yang terpaksa izin karena ibunya meninggal, tapi pihak sekolah mendatangi kediaman anak itu dan anak itu mengerjakan UAS di rumah saat itu juga. Siswa kelas 11 yang sedang karantina kompetisi Roller Blade di Sidoarjo harus mengerjakan UAS di arena.

“Bukannya itu terlalu menekan ya? Kalau UN (ujian nasional) aja ada susulan, kenapa UAS ga boleh?” tanya Kitana.

Siswa juga menilai, sekolah tidak suportif saat kegiatan pentas seni yang beberapa waktu lalu diadakan pihak OSIS SMAN 2 Malang.

“Padahal tiap daftar ulang, siswa ditarik Rp 120 ribu untuk pembayaran biaya osis atau kegiatan siswa. Tapi nyatanya, sekolah tidak menurunkan dana sedikitpun,” tukas dia.

Menurut Kitana Alehandra, siswa sudah tidak tahan dengan sikap dan perilaku kepala sekolah. Kepala sekolah dituntut untuk mundur atau pindah ke sekolah lain Sampai berita ini diterbitkan, Malangvoice sedang menunggu klarifikasi pihak sekolah.(Der/Aka)