Dewan Tagih Janji Program Belanja ke Pasar Tradisional

Komisi B DPRD Kota Malang saat sidak pasar. (Istimewa)

MALANGVOICE – Revitalisasi beberapa pasar tradisional di Kota Malang mulai rampung. Agar roda perekonomian berjalan maksimal, dewan menagih janji program gerakan cinta belanja ke pasar yang sempat dilontarkan Pemkot Malang beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi B DPRD Kota Malang Ir. Helmi Teguh Yuana mengatakan, proyek revitalisasi pasar sebagian telah rampung, salahsatunya Pasar Bunulrejo. Pedagang menurutnya akan mulai pindah ke gedung baru, 14 Januari mendatang.

“Kita lihat sudah ke dalam juga, secara keseluruhan sudah baik. Tetapi Pemkot butuh lebih mengupayakan lagi promosi ke warga agar mau berbelanja ke pasar rakyat lagi,” kata Hilmi.

Hilmi menambahkan, revitalisasi sedemikian rupa dengan fasilitas modern akan kurang maksimal jika tidak ada program khusus. Terutama yang mendorong warga datang berbelanja di pasar rakyat. Inilah menurutnya butuh perhatian serius pemerintah.

Sebelumnya, lanjut dia, Komisi B telah sidak ke Pasar Klojen, dan Gadang, Rabu lalu (9/1). Ada yang sudah selesai ada pula yang masih proses revitalisasi.

Ada beberapa poin temuan yang menjadi catatan dalam sidak. Pasar Klojen misalnya, Komisi B mencatat sistem ventilasi (sirkulasi udara) masih kurang maksimal. Alhasil di dalam pasar suasana masih panas.

“Ya ventilasinya ada. Tapi perlu ditambahkan kipas angin sepertinya ini biar agak enak udaranya di dalam” pungkas politisi PKS ini.

Perlu diketahui baik Pasar Klojen maupun Bunulrejo baru selesai revitalisasi akhir 2018 lalu. Pasar Klojen menelan Rp 2,8 M APBD Kota Malang 2018. Sedangkan Pasar Bunul menelan Rp 5,3 M APBN 2018 bantuan revitalisasi Pasar Nasional. Sementara itu revitalisasi Pasar Gadang menelan Rp 1,8 M APBD Kota Malang 2018. (Hmz/Ulm)