Anggota DPRD Batu Tewas Gantung Diri

Datangi TKP, Kapolres: Korban Murni Bunuh Diri

Kapolres Batu, AKBP Leonardus Simarmata saat mendatangi TKP.(miski)
Kapolres Batu, AKBP Leonardus Simarmata saat mendatangi TKP.(miski)

MALANGVOICE – Anggota DPRD Kota Batu, Sandy Pratama Putra, dipastikan meninggal karena bunuh diri. Hal tersebut dikemukakan Kapolres Batu, AKBP Leonardus Simarmata, saat datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), Minggu (8/1), sore.

Leo, sapaan akrabnya, menyebut, kepastian tersebut mengacu hasil visum dokter. Tidak ditemukan adanya bekas kekerasan di tubuh korban.

“Sementara, hasil visum murni bunuh diri. Terlihat dari lidah dalam posisi digigit dan keluar sperma dari kemaluannya,” kata dia, beberapa menit lalu.

Baca juga: Anggota DPRD Batu Meninggal Bunuh Diri

Dikatakan, korban memang sekitar pukul 09.00 berada di toko. Namun, tidak diketahui pasti apa aktivitasnya. Korban ditemukan sudah dalam posisi gantung diri dengan kaki ditekuk okeh karyawannya.

Pihaknya belum bisa memastikan motif korban mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

“Masih dalan proses penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara, Pantauan MVoice di TKP, tak ada satu pun warga sekitar yang berkenan diwawancara. Sama halnya, beberapa warung makan dan minum tertutup total.

Di TKP juga tidak ditemukan terpasang garis polisi, namun keterangan dari Kasubag Humas Polres Batu, AKP Waluyo, garis polisi hanya dipasang di tempat ditemukannya korban.

Selain home industri, rumah di Jalan Gangsiran, Desa Tlekung itu juga digunakan sebagai Kantor DPC Nasdem Junrejo.

Sementara, kerabat korban, Mat Berlin, mengaku, korban meninggal karena serangan jantung.

Memang, tambah dia, beredar kabar jika korban meninggal bunuh diri.

“Serangan jantung. Tadi saya ikut memandikan, tidak ditemukan bekas lebam di leher. Biasanya kalau orang bunuh diri lidahnya ke luar. Bagian tangannya juga bisa ditekuk biasa,” kata Mat Berlin yang menganggap korban seperti anaknya sendiri.

Disinggung apakah meninggalnya almarhum karena ada masalah kekuarga, Mat Berlin menepisnya. Sama halnya, ia menyebut korban terbilang sukses dalam menjalankan usahanya.

“Almarhum masih muda, tapi usahanya cukup banyak. Saya kira tidak ada masalah keluarga, malah sama istrinya sering touring sama komunitas Tigernya,” paparnya.