Kota Malang Memilih Pemimpin

Cegah Penyelewengan Anggaran, Menawan Tawarkan Solusi E-budgeting

- Ahmad Wanedi, omitmen terhad(Istimewa)
Pasangan Calon Wali Kota Malang, Ya'qud Ananda Gudban - Ahmad Wanedi (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban – Ahmad Wanedi, menawarkan solusi jitu untuk mencegah penyelewengan anggaran. Solusi tersebut yakni perlunya penerapan sistem e-budgeting.

Sistem e-budgeting sendiri merupakan salah satu program dan 25 program yang ditawarkan oleh pasangan dengan akronim Menawan yakni transparansi anggaran dan penerapan e-budgeting APBD Kota Malang.

“Itu sudah kami programkan, jadi ke depan kalau diizinkan Allah, maka kami akan terapkan sistem e-budgeting di Kota Malang,” kata Calon Wakil Wali Kota Malang, Ahmad Wanedi.

Dia menilai, harus ada transparansi dan inovasi penganggaran di Kota Malang, agar praktik korupsi tidak terjadi kembali di kemudian hari. “Nah, sistem e-budgeting itu bisa jadi solusi,” lanjutnya.

Bapak dua anak ini menegaskan, sistem tersebut memungkinkan setiap orang dengan mudah mengakses berbagai anggaran yang ada di Kota Malang. Sejalan dengan itu, usulan yang dipaparkan saat Musrenbang juga bisa ditampung melalui sistem digital.

“Akhirnya masyarakat tahu berapa anggaran Pemkot, dipakai untuk apa saja juga mereka bisa cek,” ucap salah satu kader setia PDIP ini.

Apalagi, transparansi anggaran melalui sistem e-budgeting merupakan salah satu kewajiban yang harus implementasikan oleh pemerintah. Hal tersebut telah diatur dalam Undang-undang nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

“Malang sudah smart city kok laporan anggaran masih belum smart,” pungkasnya. (Coi/Ery)