Polemik Pembangunan Pasar Dinoyo

Cari Titik Temu, DPRD Panggil Dinas Perdagangan

DPRD sidak Pasar Merjosari. (Muhammad Choirul)
DPRD sidak Pasar Merjosari. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Ketua DPRD Kota Malang, Arief Wicaksono, langsung menghubungi Kepala Dinas Perdagangan, Wahyu Setianto, untuk melaksanakan rapat kerja terkait Pasar Merjosari. Dia ingin mencari titik temu agar pedagang tidak dirugikan.

Sebelumnya, Arief juga telah mendapat informasi dari Wahyu, bahwa tidak ada pembongkaran lagi di Pasar Merjosari. Namun, kenyataan di lapangan berbicara lain.

“Kenyataannya di lokasi masih terus dibongkar, kami tidak ingin ditentukan terus dengan pedagang. Secara nurani saja asas kemanusiaannya di mana. Kami ingin menyelesaikan persoalan dengan baik,” ungkapnya.

Politisi PDIP itu juga bakal melibatkan jajaran Forkopimda untuk mencari solusi terbaik. Hal ini semata-mata agar pedagang tetap mampu mencari nafkah.

“Kalau seperti ini bagaimana mereka mau berjualan, apalagi setelah ini ramadhan dan lebaran, kan kasihan rakyat,” tandasnya.

Salah seorang pedagang Nurul Aini, merasa dirugikan dengan pembongkaran. Pedagang makanan kering ini mengaku kesulitan membayar kios di Pasar Terpadu Dinoyo karena sistem pembayaran tidak sesuai PKS.

“Di PKS pembayaran mencicil 15 tahun tanpa uang muka dan tanpa tanda jadi. Sekarang kok tidak seperti itu,” keluhnya.