Pesawat Hercules dari Malang Jatuh

Besok, Jenazah Marlon Diterbangkan ke Biak

Suasana duka keluarga Mayor (Pnb) Marlon Ardilles Kawer sebelum upacara penyerahan jenazah (Tika)
Suasana duka keluarga Mayor (Pnb) Marlon Ardilles Kawer sebelum upacara penyerahan jenazah (Tika)

MALANGVOICE – Sebanyak 12 dari 13 korban pesawat naas Hercules C130 A1334 sudah diantarkan menuju kota masing.

Jenazah yang ingin dikebumikan di kota asal juga sudah diterbangkan.

Misalnya Kapten (Pnb) Jahn Hotland F Saragih diterbangkan ke tempat kelahirannya, Pagar Jambi, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Begitu juga dengan Kapten (Lek) Rino diterbangkan ke Kalimantan Selatan. Kini tinggal satu jenazah dari luar kota masih berada di Malang.

Adalah jenazah pilot, Mayor (Pnb) Marlon Ardilles Kawer yang masih berada di rumah duka, Kompleks Amarta G-10.

“Masih di rumah duka, kebaktian di sana,” kata salah satu teman almarhum, Didik.

Kapentak Lanud Abdulrahman Saleh, Mayor (Sus) Hamdi Londong Allo menjelaskan, rencananya jenazah akan diterbangkan besok menuju Biak.

“Pagi sekali, sekitar pukul 04.00 akan diterbangkan ke Biak,” kata dia, Senin (19/12).

Marlon merupakan putra asli Biak, Papua, yang lahir 34 tahun lalu. Dia meninggalkan istri, Maria Fatmawati dan dua orang putri ayu yang masih kecil.