Bentengi Maba, TNI Beri Pembekalan Khusus

Dandim 0833/Bdj, Letkol Inf. Nurul Yakin saat memberi sambutan. (Lisdya)
Dandim 0833/Bdj, Letkol Inf. Nurul Yakin saat memberi sambutan. (Lisdya)

MALANGVOICE – Jajaran TNI akan memberikan pembekalan khusus bagi mahasiswa di perguruan tinggi se Malang Raya untuk mencegah radikalisme. Hal itu turut disampaikan Dandim 0833/Bdj Letkol Inf Nurul Yakin dalam acara silaturahmi pejabat TNI dengan pemimpin perguruan tinggi di Hall Ijen Suites, Rabu (25/7).

Dikatakan Yakin, pembekalan tersebut akan dilakukan menjelang masuknya Maba (Mahasiswa Baru) di perguruan tinggi masing – masing. Program kemitraan antara TNI, kepolisian dan perguruan tinggi di wilayah Malang dimaksudkan untuk memerangi radikalisme bagi generasi muda.

“Kami bersama – sama menggandeng Kepolisian dan perguruan tinggi untuk sama – sama memerangi radikalisme,” ujarnya.

BNN Kota Malang

Menurutnya, proses identifikasi diri pada masa remaja dan perguruan tinggi dianggap hal yang paling rawan akan masuknya paham radikalisme. “Adanya keinginan bagi mereka dalam pencarian jati diri, idealismenya tinggi, lingkungan mendukung, akses informasi yang luas sangat gampang mendekatkan mereka pada paham radikalisme. Kami masuk ke kampus dengan memberikan materi kebangsaan di seluruh kampus,” imbuhnya.

Terkait batasan paham radikalisme dan terorisme menurutnya sangat berbeda tipis. “Tidak ada keniscayaan dari radikal menjadi teroris, namun teroris sudah pasti radikal,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris sebagai perwakilan perguruan tinggi se Malang Raya mengungkapkan sinergitas antara TNI, Polri dan perguruan tinggi diharapkan bisa menumbuhkan rasa nasionalisme.

“Jangan di pisah – pisah antara TNI, Polri, dan elemen yang lainnya. Kami bersatu bersama untuk menumbuhkan rasa nasionalisme. Kita tahu TNI menjadi panutan untuk mempertahankan NKRI,” ungkapnya.(Der/Aka)