Polemik Pembangunan Pasar Dinoyo

Banyak Pedagang Pilih Menetap di Pasar Merjosari

Para pedagang saat berupaya mempertahankan Pasar Merjosari kemarin. (Muhammad Choirul)
Para pedagang saat berupaya mempertahankan Pasar Merjosari kemarin. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Dinas Perdagangan terus mengimbau agar pedagang segera pindah dari Pasar Merjosari menuju Pasar Terpadu Dinoyo, (PTD). Meski begitu, Jumat (7/4), masih banyak pedagang memilih menetap di Pasar Merjosari.

Mereka bersikukuh bertahan di pasar yang tidak lagi di bawah pengelolaan Pemkot Malang itu. Lilik menjadi salah seorang dari sebagian besar pedagang itu. Dia menilai, kelayakan infrastruktur PTD membuatnya enggan pindah.

Lebih lanjut, dia meminta semua pihak agar tidak mengintimidasi pedagang yang ingin menetap. Selain itu, dia menegaskan, di antara para pedagang tidak ada larangan bagi yang ingin segera relokasi.

“Dari dulu memang tidak masalah, siapa yang mau pindah silakan, tidak ada yang menghalangi,” tegasnya.

Koordinator Perwakilan Pedagang Pasar Dinoyo, Sabil Al Akhsan, menilai, banyak pedagang ingin bertahan karena pembangunan PTD tidak sesuai perjanjian kerjasama (PKS). “Banyak masalah di sana, baik cara pembayaran maupun hasil pembangunan tidak sesuai,” pungkasnya.