Malang Tempo Doeloe

Banjir Manusia, MTD Semakin Malam Semakin Ramai

Suasana di MTD banjir manusia. (Anja a)
Suasana di MTD banjir manusia. (Anja a)

MALANGVOICE – Festival Malang Tempo Doeloe (MTD) disambut baik warga Malang. Buktinya, meski hujan sempat mengguyur sejak siang tadi, MTD tidak sepi pengunjung.

Malam ini, di Jalan Simpang Balapan, warga Malang ‘tumplek blek’ menyaksikan pertunjukan budaya seperti tari, nyanyi, dan ludruk. Masyarakat terlihat memadati area di depan panggung yang disediakan. Semua tertawa menyaksikan banyolan-banyolan pemain ludruk yang mengangkat tema kebangsaan.

“360 tahun kita dijajah Belandi!,” tukas pemain ludruk.

Penonton pun bersorak, “Belandaaaaaaa! Woy Belandaaaa,”

Selain ludruk, beberapa penonton terlihat asyik berfoto. Mereka datang memakai kostum zaman dahulu sesuai anjuran panitia MTD.

Seorang pengunjung mengaku salut dengan persiapan panitia MTD. Menurutnya, gelaran MTD kali ini dikonsep dengan cukup baik.

“Sepertinya durasinya saja kurang panjang, jadinya seperti membludak sekali. Kalau ramai padat sekali jadi kurang nyaman,” tukas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, Mohammad Irfan, kepada MVoice.(Der/Aka)