Polemik Ojek dan Taksi Online di Kota Malang

Angkot Mogok Operasi, Becak Ambil Bagian

Tukang becak mengangkut penumpang. (deny)Tukang becak mengangkut penumpang. (deny)
Tukang becak mengangkut penumpang. (deny)

MALANGVOICE – Adanya unjuk rasa sopir angkot yang mogok jalan di beberapa titik di Kota Malang, berdampak pada tukang becak.

Kendaraan roda tiga itu mendapat sedikit berkah karena mengangkut penumpang yang terlantar maupun tidak mendapat angkutan. Seperti yang dialami Solikin.

“Sudah ada dua tadi, tidak banyak,” katanya.

Solikin biasa mangkal di sekitaran RS Saiful Anwar dan kawasan Stasiun Kota Baru Malang. Meski tidak banyak, namun hal itu berpengaruh terhadap pendapatannya.

Selain Solikin, dari pantauan MVoice di kawasan Jalan Kawi hingga Alun-alun Merdeka pun banyak becak yang sibuk mengangkut penumpang. Pasalnya, selain angkot, angkutan berbasis online juga tak nampak sehingga masyarakat memanfaatkan becak sebagai sarana transportasi.

Seperti diketahui, seluruh sopir angkot dan taksi se Kota Malang melakukan aksi mogok jalan dan unjuk rasa terkait keberadaan ojek online. Hal itu dianggap merugikan sopir angkot karena tidak ada penumpang.

Mereka ingin Pemkot Malang bertindak agar ada solusi terbaik antara angkot dan ojok online.