Wow, Poltekom Buka Program Bidik Misi untuk Ratusan Mahasiswa

0
81
Direktur Poltekom, Isnandar

MALANGVOICE – Politeknik Kota Malang (Poltekom) kini berubah wajah dan paradigma pembelajaran, sejak memutuskan mandiri dan tidak lagi dibiayai Pemkot Malang. Bahkan membuka kesempatan bagi 200 calon mahasiswa yang ingin masuk melalui jalur Bidik Misi.

Direktur Poltekom, Isnandar, mengatakan, pembukaan jalur Bidik Misi ini bermula saat pihaknya melakukan presentasi terkait visi besar yakni ‘Inovative Teaching Industry’ dan Agrobisnis, ternyata mendapat respon luar biasa dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).

“Kemenristek Dikti akhirnya menegaskan, visi inilah yang sesuai arah pengembangan perguruan tinggi 2025 mendatang,” kata Isnandar, beberapa menit lalu.

Dijelaskan pula, salah satu ciri khusus Poltekom adalah pengembangan Agro Industry, yang merupakan hal yang sangat potensial bagi mahasiswa dan lulusan kampus ini nantinya.

Program pemerintah melalui dana desa Rp 1 miliar tiap desa membutuhkan pengembangan infrastruktur yang baik, sehingga tenaga-tenaga siap kerja dan bergelut di dunia industri yang dicetak Poltekom bisa memenuhi kebutuhan itu.

“Inilah yang belum tersentuh, sehingga kami mencoba mengembangkan hal itu, dan Alhamdulilah saat ini Pemerintah Kabupaten Tulungagung sudah mendaftarkan 212 orang mahasiswa untuk kuliah di Poltekom, tahun ini,” bebernya.

Selain itu, Poltekom saat ini memiliki paradigma membangun kampus berdasarkan kebutuhan dan budaya industri, ditunjang dengan peralatan lengkap dan mutakhir yang tidak dimiliki kampus politeknik lainnya di Malang.

“Lulusan kami sudah banyak diterima di perusahaan internasional, seperti di Jerman dan beberapa perusahaan terkemuka lainnya, ini membuktikan jika kualitas lulusan Poltekom tidak lagi diragukan, karena kami sudah bekerjasama dengan beberapa perusahaan,” tukasnya.

Saat ini Poltekom menerima sebanyak 690 mahasiswa dari 6 program studi (Prodi) yang sudah disiapkan dan ditopang dengan tenaga pengajar yang handal dan ahli di bidangnya.