Waspadai 5 Gejala Stroke pada Wanita

0
57
Stroke pada wanita. (maincardiohealth.com)

MALANGVOICE – Stroke bisa menyerang siapa saja tak kenal usia dan jenis kelamin. Sekitar 10 persen stroke dialami oleh orang berusia di bawah 45 tahun. Wanita lebih berisiko daripada pria.

Menurut American Heart Association, 100.000 wanita dibawah usia 65 tahun menderita strokes setiap tahunnya.

Salah satu penyebab adalah kehamilan. Terutama pada trimester pertama dan dalam minggu-minggu masa pemulihan. Beberapa ada kaitannya dengan perubahan hormon.

Jika Anda disarankan bed rest, ini dapat menyebabkan aliran darah diarteri menjadi lambat, yang akan membuat kita menjadi lebih rentan terhadap pembekuan.

Jenis yang paling umum adalah stroke iskemik (mencapai sekitar 80 sampai 90 persen dari semua kasus), di mana terjadi kebekuan darah yang mencegah darah dan oksigen menjalar ke otak.

“Dalam ruang lingkup stroke, mereka mengatakan bahwa waktu adalah otak,” kata Stemer. Artinya, semakin lama kita menunggu, semakin banyak waktu untuk kerusakan permanen yang akan terjadi.

Selain menjalankan gaya hidup sehat, pencegahan terbaik yang bisa kita lakukan yaitu kenali gejala awal sehinggat cepat ditangani secara medis. Berikut tandanya:

1. Merasa Lemah atau Mati Rasa
Secara tiba-tiba kita kehilangan kekuatan atau tidak mampu merasakan sebagian sisi tubuh. Ini merupakan gejala paling umum dari stroke, terutama pada lengan dan kaki. Setengah sisi dari wajah juga akan menurun.

2. Sakit Kepala Parah
Terjadi pada stroke hemoragik yang terjadi ketika pipa di pembuluh darah pecah dan terjadi pendarahan di otak. Stroke hemoragik jauh lebih sedikit dibanding stroke iskemik, hanya sekitar 10 sampai 15 persen dari semua kasus stroke. Tapi, tingkat kematiannya lebih tinggi.

3. Kebutaan atau Gangguan Pengelihatan
Memang tidak langsung buta, tapi kita alami gangguan pengelihatan pada dua mata. Misal, kedua mata tidak bisa melihat ke kiri.

4.Gangguan Ketika Bicara
Ketika kita mengalami ini, dimana memikirkan sebuah kata tapi mulut tidak bisa mengucapkan dengan benar. Anda tiba-tiba cadel, gagap, atau mungkin tidak bisa bicara sama sekali. Ini adalah waktu yang tepat untuk mencari perawatan segera mungkin.

5. Mengalami Satu atau Beberapa Gejala
Tanda-tanda stroke yang tiba-tiba, harus menjadi indikator terbesar kita untuk segera mengunjungi rumah sakit terdekat. Gejala-gejala ini muncul sangat cepat, tapi tidak semua harus ke UGD.

Walaupun pada akhirnya mungkin saja gejala di atas bukan sebab dari sesuatu yang serius, akan tetapi lebih baik mencegah daripada tidak sama sekali.-

sumber:prevention.com