Walah, PBFC Kandaskan Arema 1-2

0
27
Pertandingan antara Arema Cronus kontra PBFC sempat berhenti selama tiga menit
Pertandingan antara Arema Cronus kontra PBFC sempat berhenti selama tiga menit

MALANGVOICE – Arema Cronus harus mengakui kekalahan 1-2 dari Pusamania Borneo FC (PBFC) dalam lanjutan TSC A 2016 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, malam ini.

Dalam laga itu, sebenarnya pada menit-menit awal Raphael Maitimo dkk lebih agresif. Menit 5 Arema mengacam melalui serangan cepat yang dibangun Ferry Aman Saragih. Pemilik nomor punggung 94 itu memberi umpan terobosan pada Cristian Gonzales di kotak penalti lawan. Sayang, Gonzales sudah berada pada posisi offside.

Menit 12, Singo Edan kembali menekan. Lagi-lagi kecepatan Ferry Aman Saragih membuat barisan bertahan PBFC kocar-kacir. Solorun Ferry diakhiri dengan umpan silang ke depan gawang PBFC.

Namun, dewi fortuna belum berpihak pada tim kebanggaan Aremania. Gonzales yang berniat menyambut datangnya bola berada pada posisi yang kurang tepat, sehingga bola terlepas begitu saja. Skor masih imbang tanpa gol.

Terlalu asyik menyerang, Arema melupakan lini pertahannya. Beberapa peluang PBFC tercipta sempat memporak-porandakan benteng pertahanan Ryuji Utomo dkk. Puncaknya, Aremania dibuat terdiam ketika PBFC mencetak gol pada menit 16.

Berawal dari sepakan pojok yang dieksekusi Jefri Kurniawan, bola lambung ditanduk Jad Noureddin. Sundulan pemain nomor 32 itu gagal diantisipasi Kurnia Meiga Hermansyah. Skor berubah 0-1 untuk PBFC.

Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Menit 31 terjadi insiden kecil antara kedua belah pihak. Kurnia Meiga dan Pedro Javier beradu mulut, setelah sebelumnya pelanggaran terjadi di wilayah pertahanan Arema.

Tertinggal satu angka, Arema berusaha membangun serangan. Namun, alih-alih menyamakan kedudukan, tim besutan Milomir Seslija itu justru kembali kecolongan.

Menit 37, PBFC menggandakan keunggulan. Lagi-lagi berawal dari Jefri Kurniawan. Kali ini dia memberi umpan silang ke kotak penalti Arema. Terrens Owang yang berdiri tanpa pengawalan langsung menyambar datangnya bola.

Hasil sepakan pemain nomor 28 itu melesat keras dan mengoyak jala gawang Kurnia Meiga. Arema tertinggal 0-2. Kedudukan itu bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Arema mengejutkan seisi stadion dengan gol cepat. Menit 46, Esteban Viscarra melakukan penetrasi ke gawang PBFC. Pemain nomor 11 itu melesakkan tendangan keras, namun masih ditepis kiper PBFC, Dian Agus Prasetyo.

Mengetahui itu, bola liar yang mengarah kepada Cristian Gonzales langsung disambar. Sepakan Gonzales keras, menjebol gawang PBFC sekaligus membuat Arema mengejar ketertinggalan menjadi 1-2.

Pertandingan makin memanas. Menit 57, pertandingan sempat terhenti. Terjadi diskusi antara wasit Faulur Rosy dengan wasit cadangan Eno Embiring dan sejumlah pengawas pertandingan. Laga baru dimulai kembali menit 61, setelah pengawas pertandingan bersama perwakilan kedua tim menemui titik temu.

Menit 65 Aremania sempat bersorak ketika Gonzales kembali mencetak gol, memanfaatkan umpan lambung Raphael Maitimo dari tendangan bebas. Sayang, sorak-sorai Aremania membisu seketika, karena wasit menganulir gol itu. Gonzales dianggap terperangkap jebakan offside. Skor masih 1-2 untuk PBFC.

Tak ingin malu di kandang sendiri, serangan bertubi-tubi terus digencarkan tim berkostum biru-biru. Menit 72, Arema kembali mendapat peluang melalui tendangan bebas. Maitimo yang mengeksekusi bola memberi umpan apik ke depan gawang PBFC. Terjadi kemelut di udara oleh beberapa pemain, sebelum akhirnya bola diamankan kiper PBFC.

Di menit-menit akhir, Arema terus berjuang menyamakan kedudukan. Namun banyaknya peluang selalu kandas di tengah jalan. Hasil 1-2 untuk PBFC bertahan hingga laga usai.