Unisma Speak English, Budaya Baru Unisma Seminggu Sekali

0
91
Seluruh dosen yang hadir (ist)
Seluruh dosen yang hadir (ist)
Masykuri, Rektor Unisma (ist)
Masykuri, Rektor Unisma (ist)

MALANGVOICE – Universitas Islam Malang (Unisma) kian eksis menjalankan berbagai program untuk peningkatan mutu pendidikan. Salah satunya dengan berkolaborasi antarfakultas.

Baru saja, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Program Studi Bahasa Inggris laboratorium bahasa FKIP dan Pusat Pengembangan Bahasa Asing (P2BA) Unisma berkolaborasi menggelar acara ‘Unisma Speak English’ (USE) di Gedung Al-Hanafi.

Acara yang bertujuan untuk menciptakan atmosfer Bahasa Inggris di lingkungan Unisma ini dihadiri oleh jajaran rektorat, dekan dan dosen Fakultas Kuguruan dan Ilmu Pendidikan.

Wakil Rektor 1 Unisma, Prof Drs H Junaidi MPd PhD, dalam sambutannya mengatakan turut bangga. Ia juga membagikan pengalamannya dulu semasa muda. Sebagai lulusan Sekolah Pendidikan Guru (SPG), dia tidak mendapatkan pelajaran bahasa Inggris yang cukup sehingga saat ia masuk di IKIP Malang dia sempat menjadi mahasiswa yang paling terbelakang.

“Ketika saya masih menempuh kuliah S1, pada semester satu saya mendapatkan nilai bahasa Inggris yang kurang memuaskan. Namun saya dan teman saya berjuang untuk meningkatkan nilai itu,” katanya.

Sempat putus asa, namun akhirnya dia berkomitmen untuk maju dan membentuk kelompok belajar yang diberi nama The Underdeveloped Students Club dengan teman satu kontrakan. Dari situ, Junaidi belajar dan mempraktikkan berbicara bahasa Inggris setiap hari. Ia berjuang dan dengan kegigihannya dan berhasil mendapatkan nilai yang sangat memuaskan dan mendapatkan beasiswa S1.

“Dulu saya pernah mendapatkan nilai D dan akhirnya dengan perjuangan saya membiasakan diri untuk mempraktikkan bahasa Inggris, selalu semangat dan pantang menyerah, saya berhasil mendapat nilai terbaik,” tuturnya bangga.

Rektor Unisma, Prof Dr H Masykuri MSi, turut mengungkapkan kebahagiaannya.

”Saya mengapresiasi acara ini, semoga tidak hanya bermanfaat untuk para dosen saja, namun juga untuk mahasiswa bisa mempraktekkan Unisma Speak English,” katanya.

Masykuri ingin menghidupkan budaya berbahasa Inggris dengan menerapkan USE seminggu sekali untuk semua fakultas agar tercapai World Class University.

“Sesuai dengan slogan Unisma, dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia kami ingin semua civitas akademika bisa menerapkan USE mulai dari mahasiswa sampai dengan Pimpinan Unisma,” tutupnya.