Sujiwo Tejo dan Sejumlah Tokoh Nasional Ikut Marakkan ICCCF 2016

0
59
Gelaran ICCCF tahun lalu.

MALANGVOICE – International Celaket Cross Culture Festival (ICCCF) 5th, ajang festival budaya terbesar di Malang kembali digelar untuk kali kelima, 25-29 November mendatang.

icccfSama halnya dengan gelaran sebelumnya, suguhan festival budaya kali ini akan melibatkan 2.000 seniman, 200 bantengan dan ratusan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang diharapkan mampu menyedot puluhan ribu pengunjung.

Tiga buah panggung besar sebagai venue pertunjukkan seni dan budaya pun sudah disiapkan panitia. Ketiganya akan mewakili masing-masing tampilan khas. Panggung pertama untuk pertunjukkan budaya, panggung kedua musik kontemporer, dan panggung ketiga fashion show batik.

Penggagas acara, Hanan Djalil, kepada MVoice, mengatakan, kegiatan yang berlangsung lima hari berturut-turut itu akan dihadiri sejumlah tokoh, seniman dan budayawan ternama kaliber nasional.

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, budayawan Sujiwo Tedjo, tokoh sekaligus anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka dan Ridwan Hisjam, Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifulloh Yusuf, serta budayawan lain seperti Didik Ninik Towok, Sobari Sofyan, Bupati Malang Rendra Kresna, hingga Staf Ahli Tingkat III Bidang Polkamnas Panglima TNI, Mayjen TNI (Inf) Ganip Warsito, dipastikan ikut ambil bagian dalam acara ini.

Festival bakal makin sensasional, karena Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, dipastikan bakal ikut main ludruk bersama Sujiwo Tejo dan seniman lain dari berbagai universitas, seperti Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Tak hanya budaya khas Malang yang ditampilkan, tapi juga menyuguhkan atraksi dari berbagai kawasan lainnya, seperti Banyuwangi, budaya Tionghoa dan sebagainya.

“Secara filosofis acara ini digelar karena adanya persilangan budaya, kami ingin menunjukkan jika budaya itu cair dan dapat disatukan,” kata Hanan Djalil.

Melalui acara ini, dia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya budaya sebagai salah satu fondasi kunci dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk bermanfaat bagi masyarakat Celaket.