‘Soal’ Ujian Masuk PTN Mulai Dijual di Trotoar Jalan Veteran

0
31
Orangtua membelikan anaknya.
Orangtua membelikan anaknya.

MALANGVOICE – Sejumlah penjual soal prediksi tes masuk jalur Mandiri PTN mulai terlihat di trotoar Jalan Veteran, belakang gerbang pintu keluar Universitas Brawijaya. Pemandangan seperti ini memang akrab dijumpai menjelang tes masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri).

Ryan, penjual sekaligus warga asli Malang yang beralamat di Jalan Gunung Kelud, mengaku berjualan soal-soal prediksi tes jalur Mandiri sejak 2 hari lalu.

Salah seorang membeli satu bendel soal sosial humaniora dari Ryan
Salah seorang membeli satu bendel soal sosial humaniora dari Ryan

“Harusnya sih kalo ga ada Lebaran, kita bisa jualan 2-3 minggu mbak. Lha sepi sih, pada sibuk Lebaran, jadinya cuma seminggu ini aja bisa jualan,” kata Ryan, sambil membersihkan debu menempel di plastik sampul soal yang tertata rapi di trotoar.

Soal-soal yang dijual bervariasi, mulai dari soal prediksi sosial humaniora, saintek/IPA, tes TPA, dan pengetahuan umum. Satu bendel soal dijual Rp 10 ribu.

Di pinggir jalan berjualan
Di pinggir jalan berjualan

Menurut dia, tidak ada jaminan soal-soal itu bisa membuat si peserta tes lulus jalur Mandiri. Namun ia percaya, ada kemungkinan pola-pola soal tes tahun ini ada beberapa kesamaan dengan soal-soal tahun lalu.

“Ini kan soalnya saya dapat dari soal tahun-tahun lalu ya,” tukasnya.

Pedagang lain yang akrab disapa Cak Lento, mengaku sudah berjualan mulai 3 tahun yang lalu. Setiap tahun ia berjualan soal-soal prediksi dengan sistem setoran. Jika stock habis, ia tinggal menghubungi si pemasok soal.

“Ada bosnya, ini saya dikirimin nanti setor pokoknya mbak,” katanya agak cuek.

Beginilah penampakan soal-soalnya
Beginilah penampakan soal-soalnya

Kemudian, MVoice berkesempatan mewawancarai seorang pembeli sebut saja Citra, warga asli Malang yang mengaku membeli dua bendel soal seharga Rp 20 ribu untuk adik keponakannya yang berencana masuk ke Universitas Brawijaya.

“Buat keponakan saya mbak, hehe….,” kata perempuan itu terkekeh.

Cak Lento menunggu pelanggan
Cak Lento menunggu pelanggan

Kemudian, seorang bapak, Acep Priyatna, juga membeli soal-soal tersebut untuk putrinya yang berencana mengikuti tes masuk Jalur Mandiri Fakultas Kedokteran di UB.

“Pokoknya ini harga mati. Anak saya gak keterima di SBMPTN dan SNMPTN. Pokoknya tetap pilih FK. Saya percaya soal-soal ini karena modelnya pasti gak beda jauh,” tandasnya bersemangat sembari menunjukkan bendel prediksi soal yang dibelinya.