Singgamata: Demi Bumi Arema, Saya Nyatakan Perang pada Curanmor!

2
245
Pelaku curanmor yang dilumpuhkan polisi (deny)

MALANGVOICE – Kapolres Malang Kota, AKBP Singgamata, terus menabuh genderang perang terhadap kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayahnya.

Seluruh jajaran disiapkan untuk selalu siaga dan senantiasa tegas menindak pelaku curanmor. “Kami nyatakan perang terhadap semua jenis curanmor, demi Bumi Arema,” tegasnya.

Perang itu dia buktikan. Kemarin malam, sekitar pukul 20.00 WIB, anggota Unit Ranmor Polres Malang Kota menembak tiga pelaku curanmor. Peristiwa yang berlangsung cepat itu terjadi di Jalan MT Haryono No 158, Kecamatan Lowokwaru. Tepatnya di depan Toko Pesona Kosmetik.

Anggota yang membuntuti mereka sejak pukul 16.20 WIB itu memergoki para pelaku saat hendak menggondol sepeda motor milik Eny (28) salah satu karyawan toko.

Tak berlama-lama, tembakan peringatan langsung dilepaskan, agar pelaku menyerah. Sayangnya para pelaku tidak mengindahkannya, bahkan mereka sempat menendang petugas hingga hampir jatuh. Tak ingin buruannya lepas, dengan sangat terpaksa kaki ketiga tersangka harus ditembak, untuk dilumpuhkan.

Dari informasi yang didapat MVoice, ketiga pelaku itu adalah Rijal (47) asli Bangkalan, Untung Slamet (49) asli Surabaya, dan Slamet Khoiron, (50) asal Pasuruan. Ketiganya sudah menjadi target operasi, karena sering melakukan aksi curanmor di berbagai tempat.

Dari kejadian itu, polisi berhasil mengamankan satu buah kunci T, clurit, dan tiga buah sepeda motor. Saat ini ketiganya masih dirawat di IGD RS Saiful Anwar, karena luka tembak pada kaki.