Siapkan Warga Hadapi MEA, KKN 144 Gelar Penyuluhan Wirausaha

0
44
Kegiatan penyuluhan (ist)

MALANGVOICE – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 144 Universitas Muhammdiyah Malang (UMM) mengadakan penyuluhan kewirausahaan untuk memberikan ilmu kepada masyarakat. Tema yang mereka ajukan, ‘Kewirausahaan Menuju Daya Saing Bagi UMKM dan Koperasi’.

Penyuluhan yang berlangsung di Balai Desa Putat Kidul Kecamatan Gondanglegi, dihadiri oleh Nanang Winarno selaku perwakilan dan pembicara dari Dinas Koperasi Kabupaten Malang dan 30 peserta

Nanang mengungkapkan, Desa Putat Kidul mempunyai potensi kewirausahaan yang cukup bagus. Perlu adanya pengembangan dan perubahan mindset para warga agar memiliki semangat berwirausaha. Nanang menambahkan, dengan adanya penyuluhan seperti ini, pemerintah dapat menggali potensi-potensi yang ada di dalam masyarakat.

Peserta fokus dan antusias (ist)
Peserta fokus dan antusias (ist)

“Pemerintah melalui Dinas Koperasi bisa membantu masyarakat dengan memberikan keterampilan, fasilitas lewat kerjasama dengan pihak desa,” ujar pria lulusan Universitas Merdeka (Unmer) Malang itu.

Selanjutnya, Nanang menjelaskan, dalam memasuki era MEA, mayarakat tidak boleh hanya menjadi penonton. Setiap masyarakat harus mampu meningkatkan daya saing dengan cara berbenah melakukan inovasi dan menciptakan produk-produk baru agar bisa bersaing dalam pasar lokal sampai pasar internasional. Masyarakat harus mampu melihat potensi dan peluang setiap kesempatan berwirausaha. Mutu dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang bagus juga diperlukan untuk menunjang jalannya MEA.

Tidak hanya berbicara tentang teori jurus jitu dalam berwirausaha saja,mahasiswa KKN 144 UMM selaku panitia penyuluhan juga mengundang Moses yang akan berbagi ilmunya tentang mengelola limbah sampah organik maupun nonorganik.

Pembicara dari Dinas Koperasi Kab Malang (ist)
Pembicara dari Dinas Koperasi Kab Malang (ist)

Sementara itu, dalam sambutannya, Tukiran, selaku Kepala Desa menyampaikan pesan kepada para tamu undangan agar masyarakat berjuang untuk mempertahankan pola pikir zaman dahulu, yakni, ilmu lebih berharga dari pada uang. Sudah sepatutnya masyarakat Desa Putat Kidul Kecamatan Gondanglegi saling bersatu padu untuk menciptakan peluang usaha untuk meminimalisir angka pengangguran di Desa Putat Kidul.

“Masyarakat harus mempunyai kreativitas dan inovasi dalam menciptakan suatu usaha agar mampu bersaing dalam era MEA,”ungkapnya.

Warga sangat berantusias mengikuti penyuluhan tersebut dan berharap agar ilmu yang diterima bisa bermanfaat dan dapat menciptakan usaha-usaha yang kreatif serta inovatif.