Liga 3

Persikoba Tumbang 1-2 di Kandang Persema

0
344
Pemain Persikoba nomor 21, Reza Dwi Prasetya, berusaha mengejar bola dengan pemain Persema Malang nomor punggung 17, Fryzal Avendra. (Abdul Aziz)

MALANGVOICE- Persikoba harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Persema Malang, menyusul kekalahan laga tandang lanjutan Liga 3 Kapal Api, Rabu malam (17/5), di Stadion Gajayana, dengan skor tipis 2-1.

Persema unggul lebih dulu melalui nomor punggung 10, Kukuh Hartono. Bermula dari serangan balik, umpan terukur dari sayap kiri Persema mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Kukuh Hartono
Kukuh sempat mengontrol si kulit bundar dengan apik yang kemudian dikonersikannya menjadi gol. Gawang Persikoba yang dijaga Rayana Ishaq bobol. Keunggulan 1-0 untuk Persema Malang.

Pemain Persikoba protes ke hakim garis pertandingan, dalam laga lanjutan Liga 3 Kapal Api, di Stadion Gajayana, Rabu malam tadi (17/7).

Keunggulan Persema Malang tidak bertahan lama. Pada menit ke-32, ujung tombak Persikoba, nomor punggung 21, Reza Dwi Prasetya mendapatkan peluang.

Umpan rekan setimnya nmor punggung 6 sekaligus kapten Persikoba, Fergiawan K, dari sisi kiri pertahanan Persema diterima dengan baik oleh Reza.

Berhadapan dengan dua bek sekaligus, Reza mulai menunjukkan skillnya. Pada dua setuhan bola, Reza menceploskan bola pelan ke sisi kanan gawang lawan. Kiper Persema, Faisol Ulhak tak berdaya. Persikoba berhasil menyamakan kedudukan skor 1-1.

Persikoba melakukan pergantian penjaga gawang. Vicky Yohan menggantikan Rayana Ishaq pada menit ke-32 karena terlihat mengalami masalah pada kaki kanannya dan harus ditarik keluar. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-63, petaka terjadi di kotak pinalti Persikoba. Wasit Ahmad Sajidin menunjuk titik putih. Persikoba diganjar penalti akibat handsball yang dilakukan salah satu pemain belakangnya.

Keunggulan milik Persema Malang setelah eksekutor pinalti nomor punggung 11, Jones Ensgerika Sado berhasil menjebol gawang Persikoba kedua kalinya, skor 2-1 untuk tuan rumah.

Tak ingin kehilangan angka, Pelatih Persikoba Samsul Riyadi merubah taktik semakin menyerang. Bahkan dia intruksikan pemain balakangnya untuk ikut menekan.

Jelang 10 menit terakhir, pertahanan Persema yang dilatih Stefan Hansson terus mendapat serangan. Beberapa peluang terjadi, sayang, eksekusi yang kurang tenang dari Persikoba tak mampu merubah kedudukan. Sampai peluit panjang dibunyikan wasit asal Gresik itu, skor tetap 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.

Beberapa menit kemudian, para pemain Persikoba mengelilingi wasit Ahmad Sajidin. Para pemain tak puas dengan kepemimpinannya yang cenderung menguntungkan tim tuan rumah. Beberapa aparat kepolisian dan TNI tampak berusaha menjauhkan wasit dari para pemain Persikoba.

Pelatih Persikoba Samsul Riyadi mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit. Menurutnya, keputusan wasit sangat merugikan timnya. Terutama hadiah penalti yang menurutnya tidak sesuai fakta. “Bola hanya menyentuh punggung, bukan hands ball,” keluhnya.

Terlepas dari itu, pihaknya berusaha legowo. Dia berharap para pemainnya yang mayoritas berusia muda dapat belajar banyak dari kekalahan perdana tersebut. “Laga selanjutnya harus bangkit dan menang,” pungkasnya.