Peringati Hari Jadi Jatim, 60 ASN Purnatugas Diberi Penghargaan

Peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur di Kota Malang (Bagian Humas Pemkot Malang)
Peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur di Kota Malang (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Wali Kota Malang, HM Anton, menyerahkan penghargaan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pensiun tahun ini. Tercatat 60 ASN purnatugas mendapat piagam sebagai tanda apresiasi atas kinerjanya selama ini.

Penyerahan berlangsung di sela upacara peringatan hari jadi ke-72 Provinsi Jawa Timur (Jatim) di Balai Kota Malang, Jumat (13/10). Wali Kota Malang, HM Anton, memimpin langsung upacara tersebut sebagai inspektur upacara.

Selain itu, juga digelar pameran produk unggulan dari 15 SMK di Kota Malang. Gelaran pameran tersebut dilaksanakan di sepanjang Jalan Gajahmada dengan mengambil tema ‘Peningkatan Sumber Daya Manusia Lewat Pendidikan Kejuruan sebagai Solusi Menuju Jawa Timur Mandiri dan Berdaya Saing Global’.

Di sisi lain, Anton juga membacakan sambutan Gubernur Jatim Soekarwo. Dikatakannya, event ini merupakan momentum untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan, mendorong semangat memiliki dan membangun daerah serta memperkuat rasa kecintaan masyarakat di Jatim dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,21 persen dan lebih cepat dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,01 persen, adalah kinerja para bupati dan walikota beserta masyarakat serta dunia usaha di Jatim. “Ini sangat luar biasa, karena di tengah dinamika permintaan global yang melambat, Jatim masih tumbuh cepat dan lebih cepat dari nasional,” urainya.

Meski begitu, masih ada pekerjaan rumah yang perlu mendapatkan porsi kebijakan strategis yang tinggi. Disebutkan, perlu adanya pertambahan angkatan kerja baru di tahun 2018 mencapai 326.629 orang. “Sehingga angkatan kerja kita diperkirakan mencapai 21.216.629 orang; naik dari posisi 2017 yang mencapai 20.890.000 orang,” lanjutnya.

Karena itu, pertumbuhan ekonomi yang cenderung melambat walau pun masih tetap lebih cepat dari pertumbuhan nasional, harus mampu menyelesaikan persoalan dan tantang-an “bonus demografi”. Mengapa demikian, bonus demografi jika tidak dikelola dengan baik, akan menimbulkan “demographic catasthrope” atau bencana demografi.

“Hikmah terpenting memperingati hari jadi Provinsi Jawa Timur adalah sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas perjalanan sejarah Jawa Timur yang penuh dinamika hingga bisa mencapai kemajuan untuk kesejahteraan rakyat yang lebih baik,” pungkas Anton.(Coi/Aka)