Perhatikan Enam Kebiasaan Orang Produktif!

0
26
lifed.com

MALANGVOICE – Hari Senin waktunya kembali kerja, kembali ke rutinitas padat dan deadline yang menanti. Jika hari ini kita bingung karena tidak ada kerjaan, harap ingat, di luar sana ada saja orang-orang yang bangun jam 5 pagi tanpa tidur kembali, lalu di kantor masih bisa mengerjakan banyak tugas dan sangat efisien.

Kita tidak perlu kekuatan super untuk melakukannya. Tapi ada kebiasaan yang bisa kita tiru dari orang-orang produktif.

1. Meja Tidak Berantakan
Jika bekerja pada meja yang rapi dan bersih, kita akan lebih fokus dalam bekerja dan menyelesaikannya. Orang yang produktif adalah mereka yang bisa menyelesaikan banyak hal dalam sekali waktu. Jadi, bukan zamannya lagi jika bilang “meja berantakan artinya produktif”

2. Menjadwal Semuanya
Kebanyakan orang bangun pagi tahu apa yang harus ia lakukan pagi itu, misal mandi, sarapan, ngantor, lalu pulang dan lainnya. Tapi orang yang benar-benar produktif membuat jadwal kerjanya lebih detail dengan membuat to do list terperinci. Mereka juga membuat jadwal untuk acara keluarga dan pribadi sama pentingnya seperti jadwal kerja.

3. Menindaklanjuti
Semisal, jika selesai makan segera cuci piringnya. Jangan menumpuk atau menunda pekerjaan. Orang yang produktif selalu menjaga agar roda terus berputar dengan tidak menunda satu pekerjaan sekecil apapun itu seperti contoh mencuci piring tadi.

4. Jarang Nge-check Email
Orang produktif paling nge-check email cuma 2-3 kali sehari. Kecuali memang mereka yang harus bekerja via email dan online.

5. Tidak Lupa dengan Diri Sendiri
Mereka percaya bahwa jatuh sakit tentunya akan menghambat untuk menyelesaikan pekerjaan. Karena sumber paling berharga dalam bekerja adalah tubuh dan pikiran.

Tubuh dan pikiran yang sehat adalah kunci kreativitas, dan energi. Mereka akan menyempatkan tidur siang 10 menit, dan menjaga agar tidur mereka tak kemalaman. Intinya, mereka jarang nongkrong malam di warung/cafe untuk sekedar ngopi-ngopi.

6. Memanfaatkan Teknologi
Mereka sangat memaksimalkan teknologi yang ada. Semisal smartphone, mereka akan menginstall aplikasi produktivitas seperti ‘to-do-list apps’, ‘calendar apps’, ‘evernote’ dan lainnya.-

sumber: prevention.com