Okupansi Hotel Mulai Turun

Layanan resepsionis Swiss Belinn Malang (istimewa)

MALANGVOICE – Okupansi hotel mulai mengalami penurunan, seiring berakhirnya liburan sekolah di akhir tahun. Saat ini beberapa hotel di Malang, okupansinya hanya sekitar 50 persen atau setengah dari kapasitas kamar yang ada.

“Sekarang 50 persen. Untuk kami angka tersebut cukup bagus mengingat pasca liburan biasanya okupansi menurun drastis,” kata Public Relation Swiss Belinn Hotel, Ires Mariska

Ia menjelaskan, jika melihat para tamu, maka kebanyakan adalah para wisatawan yang memanfaatkan low season untuk berlibur. Karena itulah, banyak tamu Swiss belinn yang terdiri dari family.

Senada disampaikan marketing Communication Santika Premiere Malang, Winda Moonica. Meskipun pada 3 dan 4 Januari kemarin okupansinya hanya 40 persen, namun hari ini catatan isian kamar mulai meningkat.

“Hari ini sampai tiga hari ke depan sudah agak mendingan. Bisa antara 80 hingga 85 persen karena ada tamu corporate yang mulai menggelar kegiatan di hotel,” kata Winda.

Berbeda dengan Swiss Belinn yang didominasi family. Tamu Santika premiere justru didominasi kalangan corporate. Segmen ini memang berkontribusi cukup besar terhadap pemasukan kamar Santika Premiere.

“Kondisi ini lebih baik dari tahun lalu. Dulu Santika premiere di awal tahun hanya 40 persen. Bahkan sempat 30 persen. Sekarang bagus karena sudah bisa dapat tamu corporate di awal tahun,” urai Winda panjang lebar.