Oala, Ternyata Flare Diselundupkan di Bagian Vital

0
9
Flare saat sempat dinyalakan. (Deny)
Flare saat sempat dinyalakan. (Deny)

MALANGVOICE – Meski sudah mendapat sanksi akibat menyalakan flare, rupanya masih saja ada oknum suporter yang seolah tidak tahu dan mengulangi kesalahannya pada laga lawan Bhayangkara Surabaya United (BSU), semalam, di Stadion Kanjuruhan.

Usai tim kebanggaannya menekuk tim tamu, ada saja oknum suporter berusaha menyalakan flare dan kembang api. Memang hanya sesaat, karena langsung dimatikan anggota keamanan. Harusnya mereka sadar, bahwa itu bisa berdampak pada hadirnya sanksi kedua.

Ketua Panpel Arema Cronus, Abdul Haris, mengatakan, padahal pihaknya sudah memberlakukan pengamanan ketat saat masuk stadion. “Standar pengamanan sudah kami terapkan, mulai cek bodi hingga sweeping ke tribun,” katanya.

Haris mensinyalir, flare dan sejenisnya bisa lolos lewat oknum tak bertanggung jawab. Berdasar laporan yang dia terima, barang itu dimasukkan di bagian vital tubuh wanita.

“Flare itu dimasukkan ke daerah vital,, perut dan dada luar wanita. Tentu kami kecolongan, karena kami tidak mungkin memeriksa bagian-bagian itu,” lanjutnya.

Ia sangat menyayangkan aksi itu masih terjadi lagi, dan secepatnya akan menindak tegas pelaku.

“Kalau hukum adat Aremania tidak berlaku, terpaksa akan kami tangani langsung. Karena hukumannya jelas sangat berat, Arema bisa main tanpa penonton,” tutupnya.