Nyentrik Pol, Watoni Pameran Lukisan di Rumah Sendiri

0
5
Watoni saat berbincang dengan MVoice di galeri sederhananya
Watoni saat berbincang dengan MVoice di galeri sederhananya (fathul)

MALANGVOICE – Perupa asal Kota Batu, Watoni, memberi sentilan halus dalam hidup berkesenian. Bila selama ini pameran lukisan cenderung di galeri, dia malah menjadikan rumahnya sebagai tempat pameran.

Hasilnya, ruang tamu berukuran 3×4 meter itu pun penuh warna dengan 10 lukisan yang dipajang. Bagi warga atau penikmat lukisan yang ingin tahu koleksinya, bisa datang ke Studio Kertas Putih, Jalan cempaka Putih Gg Salafiyah, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu.

Dengan tajuk Yellow Sign, Watoni memberikan entitas warna kuning di semua lukisannya. “Saya membuat karya terus menerus sebagai penandaan atas karya sendiri, kalau menunggu orang lain untuk pameran akan lama,” kata Watoni menunjukkan pemikirannya.

Ia pun menceritakan bagaimana ribetnya seorang perupa yang ingin memamerkan karya di sebuah galeri, apalagi galeri bernama. Mulai dari pengurusan izin, antrian, hingga proses kurasi, akan memakan waktu sehingga mengurangi karya.

“Sebagai sebuah penandaan atas karya, saya ingin maksimal. Ini adalah sejarah yang hendak saya buat sendiri,” tegas pria bernama lengkap Mohammad Watoni Soeid ini.

Yang lebih penting, tambahnya, adalah bagaimana ia bisa dialog langsung dengan penikmat seni rupa yang berkesempatan datang. Baik dari warga setempat hingga teman-temannya di komunitas kesenian, Watoni bisa menyampaikan gagasannya secara langsung.

Mengenai warna kuning yang menjadi tajuk pamerannya, Watoni ingin menggambarkan bahwa warna harus dibebaskan, yakni warna sebagai warna. Dan pemilihan ‘kuning’ adalah karena dalam teori warna, kuning merupakan warna dasar yang paling kuat, selain biru dan merah.

Bermacam lukisan yang dipamerkannya, memiliki ide kreatif yang diambil berbagai hal. Mulai tokoh dunia di lukisannya berjudul Heroes From China, anaknya sendiri dalam lukisan berjudul After Me, hingga anak-anak tetangga berjudul ‘Anak Tetangga’.

Lukisan yang lain berjudul Nyonya. Dilukis besar-besar hingga memenuhi salah satu dinding rumahnya. Lukisan lain berjudul : No Violence, Mikir Positif, Yellow tooth, Without Fear, dan Mimpi Indah.